⚡

THESKY INSIGHTS

Jobdesk Admin Marketing: 7 Tugas, Skill, dan Kualifikasi yang Wajib Diketahui

Share

Jobdesk admin marketing tidak hanya berkaitan dengan menginput data atau mengurus dokumen. Dalam praktiknya, posisi ini membantu memastikan berbagai aktivitas marketing berjalan lebih teratur, mulai dari mengelola database, menyiapkan laporan, mengatur dokumen campaign, hingga melakukan koordinasi dengan tim internal maupun pihak eksternal.

jobdesk admin marketing

Bagi fresh graduate atau mahasiswa yang sedang mencari pekerjaan pertama, Admin Marketing bisa menjadi salah satu posisi yang menarik untuk dipertimbangkan. Pekerjaan ini memungkinkan seseorang mengenal sisi administrasi sekaligus memahami bagaimana aktivitas marketing dijalankan dalam sebuah perusahaan.

Menariknya, tanggung jawab Admin Marketing tidak selalu sama. Berdasarkan beberapa lowongan kerja yang tersedia di Indonesia, ada perusahaan yang lebih menekankan administrasi dan dokumentasi, sementara perusahaan lain juga memberikan tanggung jawab terkait campaign, customer, media sosial, hingga koordinasi vendor.

Apa Itu Admin Marketing?

Admin Marketing adalah posisi yang memberikan dukungan administratif dan operasional kepada tim marketing. Sederhananya, Admin Marketing membantu memastikan data, dokumen, jadwal, laporan, dan kebutuhan administratif lainnya tersedia serta tertata dengan baik.

Menurut Indeed, marketing administrator dapat bertanggung jawab terhadap dokumentasi marketing, template, database, koordinasi dengan tim marketing, dukungan event, vendor, hingga kebutuhan campaign.

Jadi, Admin Marketing tidak selalu menjadi orang yang menentukan strategi pemasaran. Perannya lebih sering berada pada sisi support, tetapi tetap membutuhkan pemahaman dasar mengenai marketing.

7 Jobdesk Admin Marketing

1. Mengelola Data dan Dokumen Marketing

Salah satu pekerjaan utama Admin Marketing adalah mengelola data dan dokumen yang berkaitan dengan aktivitas pemasaran.

Contohnya:

  • Menginput data customer atau leads.
  • Memperbarui database marketing.
  • Mengarsipkan dokumen.
  • Menyiapkan proposal dan dokumen campaign.
  • Menyimpan data aktivitas promosi.
  • Memastikan dokumen mudah ditemukan ketika dibutuhkan.

Ketelitian sangat penting dalam pekerjaan ini. Kesalahan satu angka atau data yang belum diperbarui dapat membuat laporan atau proses berikutnya menjadi kurang akurat.

2. Membuat dan Menyiapkan Laporan

Admin Marketing juga dapat membantu menyiapkan laporan aktivitas marketing.

Laporan tersebut bisa berupa:

  • Rekap campaign.
  • Data leads.
  • Aktivitas promosi.
  • Pengeluaran marketing.
  • Data customer.
  • Laporan mingguan atau bulanan.

Dalam beberapa lowongan Admin Marketing di Indonesia, pembuatan laporan dan dokumentasi memang menjadi bagian dari tanggung jawab posisi tersebut.

Karena itu, kemampuan menggunakan Microsoft Excel atau Google Sheets menjadi nilai tambah. Tidak harus langsung menguasai rumus yang rumit. Kemampuan membuat tabel, melakukan sorting, filtering, dan rekap data sudah sangat berguna untuk pekerjaan sehari-hari.

3. Membantu Persiapan Campaign Marketing

Admin Marketing juga dapat membantu kebutuhan administratif sebuah campaign.

Misalnya, ketika perusahaan ingin menjalankan promo Ramadan, Admin Marketing dapat membantu menyiapkan database, dokumen, jadwal, kebutuhan vendor, serta berbagai data pendukung campaign.

Beberapa lowongan bahkan mencantumkan tugas untuk membantu koordinasi campaign, promosi, dan aktivitas media sosial.

Di sinilah pemahaman dasar marketing menjadi penting. Admin tidak harus menjadi ahli strategi, tetapi perlu memahami konteks pekerjaan yang sedang didukung.

4. Mengatur Jadwal dan Koordinasi

Pekerjaan marketing sering melibatkan banyak pihak. Karena itu, Admin Marketing dapat membantu mengatur jadwal meeting, event, campaign, maupun aktivitas lainnya.

Contohnya:

  • Menjadwalkan meeting.
  • Mengingatkan deadline.
  • Menghubungi vendor.
  • Menyiapkan kebutuhan rapat.
  • Mengkoordinasikan dokumen.
  • Menghubungi pihak internal maupun eksternal.

Indeed juga mencatat bahwa kemampuan organisasi, komunikasi, dan manajemen waktu merupakan skill yang relevan untuk pekerjaan administrasi marketing.

5. Mengelola Database Customer

Database menjadi salah satu aset penting dalam aktivitas marketing. Admin Marketing dapat bertugas memasukkan, memperbarui, dan merapikan informasi customer atau calon pelanggan.

Misalnya, sebuah bisnis online memiliki ratusan calon pelanggan dari Instagram, WhatsApp, marketplace, dan event offline. Tanpa pencatatan yang rapi, tim marketing akan kesulitan mengetahui siapa yang sudah dihubungi, siapa yang tertarik, dan siapa yang masih perlu di-follow-up.

Pada praktiknya, Admin Marketing dapat membantu membuat sistem pencatatan sederhana menggunakan Excel atau Google Sheets agar data tersebut lebih mudah digunakan oleh tim.

6. Membantu Koordinasi dengan Vendor dan Tim Lain

Aktivitas marketing sering membutuhkan bantuan pihak lain, seperti percetakan, event organizer, agency, KOL, vendor merchandise, atau tim internal perusahaan.

Admin Marketing dapat membantu memastikan komunikasi dan kebutuhan administratif berjalan dengan baik.

Misalnya, ketika perusahaan mengadakan event, Admin Marketing dapat membantu menyiapkan purchase request, dokumen vendor, jadwal, materi pendukung, dan laporan kegiatan.

Contoh lowongan Marketing Administrator di Indonesia juga menunjukkan adanya tugas terkait purchase request, purchase order, jadwal, dokumen, serta koordinasi aktivitas marketing dan event.

7. Membantu Monitoring Aktivitas Marketing

Selain mengurus administrasi, Admin Marketing dapat membantu memantau apakah kebutuhan suatu aktivitas sudah berjalan sesuai jadwal.

Misalnya:

  • Apakah materi promosi sudah selesai?
  • Apakah vendor sudah mengirim barang?
  • Apakah database sudah diperbarui?
  • Apakah laporan campaign sudah dibuat?
  • Apakah dokumen kegiatan sudah lengkap?

Pekerjaan seperti ini terlihat sederhana, tetapi justru membantu tim marketing menghindari pekerjaan yang terlewat.

Skill yang Dibutuhkan Admin Marketing

Untuk menjalankan berbagai tugas tersebut, ada beberapa kemampuan yang sebaiknya dimiliki.

Administrasi dan Pengolahan Data

Kemampuan melakukan data entry, membuat dokumen, mengarsipkan file, dan mengelola database merupakan dasar pekerjaan.

Microsoft Excel atau Google Sheets

Skill ini sangat berguna untuk membuat laporan, mengelola database, dan melakukan rekapitulasi data.

Komunikasi

Admin Marketing perlu berkomunikasi dengan berbagai pihak sehingga kemampuan menyampaikan informasi dengan jelas menjadi penting.

Ketelitian

Pekerjaan yang berhubungan dengan data dan dokumen membutuhkan perhatian terhadap detail.

Manajemen Waktu

Admin Marketing dapat mengerjakan beberapa tugas sekaligus. Karena itu, kemampuan menentukan prioritas dan menyelesaikan pekerjaan sesuai deadline cukup penting.

Indeed juga menempatkan organisasi, komunikasi, dokumentasi, serta kemampuan menggunakan software sebagai kemampuan yang relevan dalam marketing administration.

Contoh Aktivitas Admin Marketing Sehari-hari

Bayangkan seorang Admin Marketing bekerja di perusahaan retail.

Pagi hari, ia mengecek email dan permintaan data dari Marketing Manager. Setelah itu, ia memperbarui database customer dan merekap hasil campaign sebelumnya.

Menjelang siang, ia menghubungi vendor terkait kebutuhan materi promosi. Setelah makan siang, ia membantu menyiapkan laporan aktivitas marketing dan memastikan dokumen untuk event sudah lengkap.

Sebelum pulang, ia memeriksa kembali pekerjaan yang masih tertunda dan memperbarui statusnya.

Gambaran tersebut bukan jadwal baku semua Admin Marketing. Aktivitasnya dapat berubah sesuai industri, ukuran perusahaan, dan pembagian tugas dalam tim.

Apakah Admin Marketing Cocok untuk Fresh Graduate?

Posisi ini dapat menjadi salah satu pilihan bagi fresh graduate, terutama jika memiliki kemampuan administrasi, komunikasi, dan pengolahan data.

Beberapa lowongan di Indonesia bahkan secara eksplisit membuka kesempatan bagi fresh graduate. Salah satunya adalah lowongan Admin Marketing yang mencantumkan fresh graduate sebagai kandidat yang dapat melamar, dengan kemampuan data entry, laporan, dokumentasi, komunikasi, dan Microsoft Office sebagai bagian dari kualifikasi.

Pengalaman organisasi, internship, atau tugas kuliah juga bisa menjadi nilai tambah. Misalnya, pengalaman mengelola data peserta acara kampus menggunakan Excel dapat ditulis dalam CV sebagai pengalaman yang relevan.

Admin Marketing vs Marketing Staff

Keduanya sering dianggap sama, padahal fokusnya bisa berbeda.

AspekAdmin MarketingMarketing Staff
FokusAdministrasi dan supportAktivitas pemasaran
DataInput, rekap, dan pengelolaanAnalisis dan penggunaan data
CampaignMendukung kebutuhan administratifMenjalankan aktivitas campaign
LaporanMenyiapkan dan merekapMengevaluasi hasil
KoordinasiMendukung kebutuhan operasionalMenjalankan aktivitas marketing

Namun, pembagian tersebut bukan aturan mutlak. Pada perusahaan tertentu, Admin Marketing juga dapat terlibat dalam media sosial, customer handling, campaign, atau aktivitas promosi lainnya. Contohnya terlihat pada beberapa lowongan Admin Marketing yang menggabungkan fungsi administrasi dengan campaign dan customer support.

Kesimpulan Jobdesk Admin Marketing

Jobdesk Admin Marketing pada dasarnya berfokus pada membantu aktivitas marketing dari sisi administrasi dan operasional. Tugasnya dapat mencakup pengelolaan data, dokumen, laporan, database customer, koordinasi vendor, persiapan campaign, hingga monitoring aktivitas marketing.

Website resmi: Jobdesk Admin Marketing

Pekerjaan ini membutuhkan kombinasi ketelitian, kemampuan administrasi, komunikasi, pengolahan data, dan pemahaman dasar marketing.

Bagi fresh graduate, Admin Marketing juga bisa menjadi pintu masuk untuk mengenal dunia pemasaran secara lebih luas. Namun, sebelum melamar, selalu periksa job description dari perusahaan karena tanggung jawab setiap posisi dapat berbeda.

Riyen Riyen
DITULIS OLEH

Riyen Riyen

Content Strategist & SEO Specialist di Thesky ID. Menulis seputar strategi optimasi mesin pencari, analitik konten, dan pertumbuhan visibilitas organik bisnis.

KONSULTASI GRATIS

Siap Melejitkan Trafik & Penjualan Bisnis Anda dengan SEO?

Diskusikan audit website, strategi ranking kata kunci, dan optimasi konten bersama tim Thesky ID.

🛍️ OFFICIAL PRODUCTS & SERVICES

Rekomendasi Produk & Layanan Pilihan

Kembangkan bisnis Anda lebih cepat dengan tools otomasi AI, template digital teruji, dan layanan profesional langsung dari Thesky.

PRODUK UTAMA #1 PLUGIN WORDPRESS & AI Thesky Auto SEO Writer Pro: WordPress AI Content & SEO Automation Plugin
★ 5.0 • 1.4k+ website aktif

Thesky Auto SEO Writer Pro: WordPress AI Content & SEO Automation Plugin

Plugin WordPress AI cerdas untuk menulis, mengoptimasi, dan mempublikasikan ratusan artikel SEO pilar 2.500+ kata secara otomatis langsung ke dashboard WordPress Anda. Sekali bayar, lisensi UNLIMITED websites seumur hidup!

Rp 249.000 Rp 799.000
Download & Beli Sekarang 🚀
Best Seller WEB APP & TOOL AI Thesky Studio: AI Script & Content Generator Shopee Affiliates
★ 4.9 • 180+ Pengguna Aktif

Thesky Studio: AI Script & Content Generator Shopee Affiliates

Tools web app otomatis untuk riset tren viral dan memproduksi ribuan naskah review Shopee Affiliate berkonversi tinggi dengan formula copywriting psikologis.

Rp 199.000 Rp 499.000
Mulai Pakai ↗
Best Value TEMPLATE & PLAYBOOK Template Digital Marketing Growth Kit & Funnel Playbook
★ 4.9 • 310+ Download

Template Digital Marketing Growth Kit & Funnel Playbook

Blueprint lengkap pelacak KPI Funnel, formula penyusunan Value Proposition & USP, serta panduan optimasi campaign performa marketing bisnis.

Rp 149.000 Rp 399.000
Dapatkan Template ↗

💡 Butuh solusi kustom atau konsultasi khusus untuk bisnis Anda? Tim ahli Thesky siap membantu menganalisis strategi yang tepat.

Konsultasi via WhatsApp

Written by

Categories

Related Post

Scroll to Top