⚡

THESKY INSIGHTS

SPV Marketing Adalah? Kenali 7 Tugas, Skill, dan Tanggung Jawab Pentingnya

Share

SPV marketing adalah posisi yang bertanggung jawab mengawasi, mengoordinasikan, dan mengevaluasi aktivitas tim marketing agar berjalan sesuai target perusahaan. Posisi ini berada di antara anggota tim atau marketing staff dengan level manajemen, sehingga seorang SPV tidak hanya dituntut memahami pemasaran, tetapi juga mampu mengelola orang dan pekerjaan.

spv marketing adalah

Dalam praktiknya, pekerjaan SPV marketing bisa cukup beragam. Pada pagi hari, misalnya, seorang supervisor dapat melakukan briefing bersama tim untuk membahas target dan pekerjaan yang harus diselesaikan. Setelah itu, ia memantau campaign yang sedang berjalan, membantu menyelesaikan kendala tim, berkoordinasi dengan divisi lain, hingga mengevaluasi hasil pekerjaan.

Karena itu, menjadi SPV marketing bukan sekadar naik jabatan dari staff. Ada tanggung jawab tambahan yang berkaitan dengan kepemimpinan, pengambilan keputusan, komunikasi, dan pencapaian target.

SPV Marketing Adalah Apa?

SPV marketing atau Marketing Supervisor adalah posisi yang bertugas mengawasi dan mengoordinasikan kegiatan pemasaran dalam sebuah perusahaan. SPV merupakan singkatan dari Supervisor, yaitu posisi yang memiliki fungsi pengawasan terhadap pekerjaan tim.

Tanggung jawab SPV marketing dapat berbeda tergantung struktur organisasi dan industri perusahaan. Namun, secara umum, posisi ini bertugas memastikan aktivitas marketing berjalan sesuai rencana.

Seorang SPV marketing biasanya bekerja bersama marketing staff dan melaporkan perkembangan pekerjaan kepada marketing manager atau atasan terkait.

Dengan kata lain, jika marketing staff lebih banyak berfokus pada pelaksanaan tugas operasional, SPV marketing memiliki tanggung jawab untuk memastikan pekerjaan tersebut berjalan terarah dan mencapai target.

Apa Peran SPV Marketing dalam Perusahaan?

Peran utama SPV marketing adalah menjadi penghubung antara strategi marketing dengan pelaksanaan di lapangan.

Misalnya, perusahaan memiliki target meningkatkan penjualan melalui campaign digital. Marketing manager dapat menentukan strategi secara umum, sedangkan SPV marketing membantu menerjemahkan strategi tersebut menjadi pekerjaan yang dapat dijalankan oleh tim.

Beberapa peran SPV marketing antara lain:

  • Mengawasi pekerjaan anggota tim.
  • Membagi tugas sesuai kebutuhan.
  • Memantau pencapaian target.
  • Mengevaluasi aktivitas marketing.
  • Memberikan arahan dan feedback.
  • Berkoordinasi dengan divisi lain.
  • Membuat atau memeriksa laporan pekerjaan.

Jadi, fokus seorang SPV tidak hanya pada hasil akhir, tetapi juga bagaimana tim mencapai hasil tersebut.

7 Tugas SPV Marketing yang Penting Dipahami

1. Mengawasi Kinerja Tim Marketing

Salah satu tugas utama SPV adalah memastikan pekerjaan anggota tim berjalan sesuai rencana. Pengawasan dapat dilakukan melalui briefing, pengecekan progres, maupun evaluasi pekerjaan.

SPV juga perlu mengetahui kendala yang dihadapi anggota tim agar dapat membantu mencari solusinya.

2. Membagi Tugas kepada Anggota Tim

SPV perlu memastikan setiap anggota mengetahui tanggung jawabnya. Pembagian tugas dapat dilakukan berdasarkan kemampuan, pengalaman, dan kebutuhan pekerjaan.

Sebagai contoh, satu anggota tim dapat menangani media sosial, sementara anggota lain fokus pada aktivitas promosi atau pengelolaan database pelanggan.

Pembagian tersebut tentu dapat berbeda pada setiap perusahaan.

3. Memantau Target Marketing

Target menjadi salah satu aspek penting dalam aktivitas marketing. SPV dapat membantu memantau indikator seperti:

  • Leads.
  • Penjualan.
  • Conversion rate.
  • Engagement.
  • Traffic.
  • Customer acquisition.
  • Hasil campaign.

Jenis KPI yang digunakan harus disesuaikan dengan tujuan bisnis dan aktivitas marketing yang dijalankan.

4. Mengevaluasi Campaign Marketing

Campaign yang sudah dijalankan perlu dievaluasi. SPV dapat melihat apakah aktivitas tersebut memberikan hasil sesuai target atau justru membutuhkan perbaikan.

Misalnya, sebuah campaign media sosial mendapatkan banyak views tetapi jumlah leads yang masuk masih rendah. Data tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pesan, target audience, atau call to action.

5. Berkoordinasi dengan Divisi Lain

Marketing biasanya tidak bekerja sendiri. Aktivitas pemasaran dapat berkaitan dengan sales, finance, customer service, product, hingga operational.

SPV marketing perlu memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar koordinasi antarbagian berjalan lancar.

6. Membuat dan Menyampaikan Laporan

SPV juga dapat bertanggung jawab dalam membuat atau memeriksa laporan aktivitas marketing.

Laporan dapat mencakup:

  • Aktivitas yang telah dilakukan.
  • Target dan realisasi.
  • Hasil campaign.
  • Kendala.
  • Evaluasi.
  • Rencana tindak lanjut.

Data dalam laporan dapat membantu manajemen mengambil keputusan berdasarkan hasil yang terukur.

7. Membina dan Mengembangkan Tim

Selain mengawasi, SPV memiliki peran dalam membantu perkembangan anggota tim.

Caranya dapat melalui pemberian feedback, coaching, diskusi, atau sharing pengetahuan. Seorang supervisor perlu memahami bahwa kesalahan anggota tim tidak selalu hanya menjadi masalah individu, tetapi juga dapat menjadi bahan evaluasi terhadap proses kerja.

Skill yang Dibutuhkan SPV Marketing

Untuk menjalankan tanggung jawab tersebut, SPV marketing membutuhkan kombinasi hard skill dan soft skill.

Hard Skill

Beberapa kemampuan yang relevan antara lain:

  • Marketing strategy.
  • Digital marketing.
  • Market research.
  • Campaign management.
  • Marketing analytics.
  • Social media marketing.
  • Reporting.
  • Basic budgeting.

American Marketing Association memiliki Marketing Competency Model yang membahas berbagai kompetensi yang relevan dengan profesi marketing, termasuk kemampuan analitis, komunikasi, dan pengelolaan aktivitas pemasaran. American Marketing Association – Marketing Competency Model

Soft Skill

Sementara itu, kemampuan interpersonal juga tidak kalah penting, seperti:

  • Leadership.
  • Communication.
  • Problem solving.
  • Negotiation.
  • Time management.
  • Decision making.
  • Teamwork.
  • Adaptability.

SPV yang memahami marketing tetapi kesulitan berkomunikasi dengan tim tentu akan menghadapi tantangan tersendiri. Karena itu, kemampuan memimpin menjadi bagian penting dari posisi ini.

Perbedaan Marketing Staff, SPV Marketing, dan Marketing Manager

Ketiga posisi tersebut sama-sama berada dalam fungsi marketing, tetapi memiliki fokus tanggung jawab yang berbeda.

PosisiFokus Utama
Marketing StaffMenjalankan aktivitas operasional marketing
SPV MarketingMengawasi dan mengoordinasikan tim
Marketing ManagerMengelola strategi dan arah marketing secara lebih luas

Perlu diperhatikan bahwa struktur organisasi setiap perusahaan berbeda. Karena itu, jobdesk dan kewenangan setiap posisi dapat mengalami penyesuaian.

SPV Marketing Kerja Apa Saja Sehari-hari?

Aktivitas sehari-hari SPV marketing bergantung pada perusahaan dan campaign yang sedang berjalan.

Gambaran sederhananya dapat seperti berikut:

Pagi

  • Briefing dengan tim.
  • Mengecek pekerjaan sebelumnya.
  • Menentukan prioritas.

Siang

  • Memantau campaign.
  • Berkoordinasi dengan divisi lain.
  • Membantu menyelesaikan kendala.

Sore

  • Mengevaluasi progres.
  • Memeriksa data.
  • Menyusun atau meninjau laporan.

Pada periode tertentu, SPV juga dapat terlibat dalam meeting strategi, evaluasi KPI, atau persiapan campaign baru.

Kualifikasi untuk Menjadi SPV Marketing

Persyaratan untuk posisi ini berbeda-beda di setiap perusahaan. Namun, beberapa kualifikasi yang umum dicari dapat meliputi:

  • Pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
  • Pengalaman di bidang marketing.
  • Pengalaman mengoordinasikan tim.
  • Memahami strategi pemasaran.
  • Mampu membaca dan menganalisis data.
  • Memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
  • Mampu bekerja berdasarkan target.

Pengalaman kerja menjadi salah satu hal yang sering diperhatikan karena SPV tidak hanya menjalankan tugas sendiri, tetapi juga perlu mengarahkan pekerjaan anggota tim.

Jenjang Karier SPV Marketing

SPV marketing dapat menjadi salah satu tahapan dalam perjalanan karier di bidang pemasaran. Gambaran jenjang yang umum misalnya:

Marketing Staff → SPV Marketing → Marketing Manager → Head of Marketing

Namun, jalur tersebut bukan aturan baku. Setiap perusahaan memiliki struktur organisasi dan sistem promosi yang berbeda.

Untuk berkembang ke posisi yang lebih tinggi, seorang SPV dapat meningkatkan kemampuan dalam strategic thinking, leadership, data analysis, budgeting, dan team management.

Kesimpulan SPV marketing

SPV marketing adalah posisi supervisor yang bertugas mengawasi, mengoordinasikan, dan mengevaluasi aktivitas tim marketing agar sesuai dengan tujuan perusahaan. Tugasnya dapat mencakup pembagian pekerjaan, pemantauan KPI, evaluasi campaign, koordinasi lintas divisi, pelaporan, hingga pengembangan anggota tim.

Website resmi: SPV marketing adalah

Yang menarik, pekerjaan SPV marketing tidak hanya membutuhkan kemampuan pemasaran. Leadership, komunikasi, problem solving, dan kemampuan membaca data juga menjadi bagian penting dari pekerjaan sehari-hari.

Riyen Riyen
DITULIS OLEH

Riyen Riyen

Content Strategist & SEO Specialist di Thesky ID. Menulis seputar strategi optimasi mesin pencari, analitik konten, dan pertumbuhan visibilitas organik bisnis.

KONSULTASI GRATIS

Siap Melejitkan Trafik & Penjualan Bisnis Anda dengan SEO?

Diskusikan audit website, strategi ranking kata kunci, dan optimasi konten bersama tim Thesky ID.

🛍️ OFFICIAL PRODUCTS & SERVICES

Rekomendasi Produk & Layanan Pilihan

Kembangkan bisnis Anda lebih cepat dengan tools otomasi AI, template digital teruji, dan layanan profesional langsung dari Thesky.

PRODUK UTAMA #1 PLUGIN WORDPRESS & AI Thesky Auto SEO Writer Pro: WordPress AI Content & SEO Automation Plugin
★ 5.0 • 1.4k+ website aktif

Thesky Auto SEO Writer Pro: WordPress AI Content & SEO Automation Plugin

Plugin WordPress AI cerdas untuk menulis, mengoptimasi, dan mempublikasikan ratusan artikel SEO pilar 2.500+ kata secara otomatis langsung ke dashboard WordPress Anda. Sekali bayar, lisensi UNLIMITED websites seumur hidup!

Rp 249.000 Rp 799.000
Download & Beli Sekarang 🚀
Best Seller WEB APP & TOOL AI Thesky Studio: AI Script & Content Generator Shopee Affiliates
★ 4.9 • 180+ Pengguna Aktif

Thesky Studio: AI Script & Content Generator Shopee Affiliates

Tools web app otomatis untuk riset tren viral dan memproduksi ribuan naskah review Shopee Affiliate berkonversi tinggi dengan formula copywriting psikologis.

Rp 199.000 Rp 499.000
Mulai Pakai ↗
Best Value TEMPLATE & PLAYBOOK Template Digital Marketing Growth Kit & Funnel Playbook
★ 4.9 • 310+ Download

Template Digital Marketing Growth Kit & Funnel Playbook

Blueprint lengkap pelacak KPI Funnel, formula penyusunan Value Proposition & USP, serta panduan optimasi campaign performa marketing bisnis.

Rp 149.000 Rp 399.000
Dapatkan Template ↗

💡 Butuh solusi kustom atau konsultasi khusus untuk bisnis Anda? Tim ahli Thesky siap membantu menganalisis strategi yang tepat.

Konsultasi via WhatsApp

Written by

Categories

Related Post

Scroll to Top