⚡

THESKY INSIGHTS

Tugas Admin Marketing: Kenali 10 Tanggung Jawab dan Skill Pentingnya

Share

Tugas admin marketing tidak hanya berkaitan dengan mengurus dokumen atau melakukan input data. Dalam praktiknya, admin marketing dapat membantu mengelola database pelanggan, membuat laporan, menyiapkan kebutuhan campaign, mengatur jadwal, hingga mendukung koordinasi antara tim marketing dan divisi lainnya.

tugas admin marketing

Bayangkan sebuah tim marketing sedang mempersiapkan campaign promosi produk baru. Tim kreatif sibuk membuat materi, marketer menyusun strategi, dan sales bersiap menghubungi calon pelanggan. Di tengah proses tersebut, ada berbagai pekerjaan administratif yang harus tetap berjalan, seperti memperbarui database, menyiapkan dokumen, mencatat jadwal, dan merekap hasil kegiatan.

Jika pekerjaan tersebut tidak dikelola dengan rapi, informasi bisa tercecer dan pekerjaan tim menjadi kurang terorganisasi. Karena itu, admin marketing dapat menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas pemasaran.

Admin Marketing Adalah Apa?

Admin marketing adalah posisi yang memberikan dukungan administratif dan operasional kepada tim marketing agar aktivitas pemasaran dapat berjalan lebih teratur.

Pekerjaan ini dapat melibatkan pengelolaan dokumen, data, laporan, jadwal, database pelanggan, hingga koordinasi dengan pihak internal maupun eksternal.

Namun, perlu dipahami bahwa jobdesk admin marketing tidak selalu sama di setiap perusahaan. Pada perusahaan tertentu, admin marketing mungkin lebih banyak menangani data dan dokumen. Sementara pada perusahaan lain, posisinya dapat memiliki tugas tambahan yang berhubungan dengan sales, e-commerce, customer relationship management, atau campaign.

American Marketing Association juga memasukkan aktivitas seperti dukungan administratif, pengelolaan kalender marketing, material marketing, pengumpulan data, dan tracking report sebagai bagian dari aktivitas yang relevan dalam fungsi marketing.

10 Tugas Admin Marketing yang Perlu Dipahami

1. Mengelola Data dan Dokumen Marketing

Salah satu tugas yang paling umum adalah mengelola data dan dokumen yang dibutuhkan oleh tim marketing.

Contohnya:

  • Input data pelanggan.
  • Memperbarui database.
  • Mengarsipkan dokumen.
  • Menyiapkan proposal.
  • Mengelola file campaign.
  • Menyimpan dokumen kerja sama.

Ketelitian menjadi penting karena kesalahan pada data dapat memengaruhi pekerjaan tim lain.

2. Membuat dan Merekap Laporan

Admin marketing juga dapat membantu membuat atau merekap laporan aktivitas marketing.

Laporan tersebut dapat berupa:

  • Rekap kegiatan promosi.
  • Data pelanggan.
  • Hasil campaign.
  • Data penjualan.
  • Laporan mingguan.
  • Laporan bulanan.

Dalam pengelolaan marketing modern, data tidak hanya dikumpulkan, tetapi juga perlu dibuat konsisten dan mudah digunakan untuk evaluasi. AMA menempatkan pengelolaan data marketing dan tracking report sebagai salah satu aktivitas penting dalam domain Data & Analytics.

3. Mengelola Database Customer

Database customer menjadi salah satu aset penting bagi perusahaan. Admin marketing dapat membantu memastikan data pelanggan tersimpan dan diperbarui dengan baik.

Misalnya, admin melakukan input:

  • Nama pelanggan.
  • Kontak.
  • Riwayat komunikasi.
  • Status prospek.
  • Informasi transaksi.
  • Keterangan follow-up.

Dalam praktiknya, data yang dikelola harus mengikuti kebijakan perusahaan dan ketentuan yang berlaku terkait privasi serta keamanan data.

4. Membantu Pelaksanaan Campaign Marketing

Admin marketing dapat memberikan dukungan administratif ketika perusahaan menjalankan campaign.

Contohnya:

  • Menyiapkan dokumen campaign.
  • Mengatur jadwal kegiatan.
  • Mendata kebutuhan promosi.
  • Mengarsipkan materi.
  • Membuat rekap hasil campaign.

Perannya bukan selalu menentukan strategi campaign, tetapi membantu memastikan kebutuhan administratifnya tersedia sehingga tim dapat bekerja lebih lancar.

5. Mengatur Jadwal dan Meeting

Pekerjaan marketing sering melibatkan banyak pihak. Karena itu, admin marketing dapat membantu mengatur jadwal meeting, agenda, dan kebutuhan administrasi lainnya.

Kegiatannya bisa mencakup:

  • Menjadwalkan meeting.
  • Mengirim undangan.
  • Menyiapkan agenda.
  • Membuat notulensi.
  • Mengarsipkan hasil meeting.

Aktivitas administratif seperti penjadwalan dan pengelolaan kalender juga termasuk contoh administrative support dalam kompetensi marketing yang dirangkum AMA.

6. Berkoordinasi dengan Tim Internal

Admin marketing tidak bekerja sendirian. Dalam kegiatan sehari-hari, ia dapat berkomunikasi dengan berbagai divisi seperti:

  • Marketing.
  • Sales.
  • Finance.
  • Customer service.
  • Operasional.
  • Produksi.
  • Management.

Misalnya, tim marketing membutuhkan data penjualan untuk laporan campaign. Admin dapat membantu meminta, mengumpulkan, dan merapikan data tersebut sebelum diberikan kepada pihak yang membutuhkan.

7. Menyiapkan Proposal dan Materi Marketing

Admin marketing juga dapat membantu menyiapkan dokumen pendukung kegiatan pemasaran.

Contohnya:

  • Proposal kerja sama.
  • Presentasi.
  • Marketing kit.
  • Quotation.
  • Brief campaign.
  • Surat atau dokumen pendukung.

Dalam pekerjaan ini, kemampuan Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint dapat menjadi nilai tambah.

8. Melakukan Input dan Update Data Produk

Pada perusahaan yang menjalankan bisnis online atau e-commerce, admin marketing dapat memiliki tugas tambahan berupa pengelolaan informasi produk.

Misalnya:

  • Menginput produk baru.
  • Memperbarui harga.
  • Memperbarui deskripsi.
  • Mengubah informasi katalog.
  • Memeriksa data produk.

Tugas ini tidak selalu menjadi tanggung jawab admin marketing karena pembagian pekerjaan setiap perusahaan berbeda.

9. Membantu Riset Pasar

Admin marketing juga dapat membantu mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk riset pasar.

Misalnya, admin diminta mengumpulkan informasi mengenai:

  • Harga kompetitor.
  • Produk pesaing.
  • Tren pasar.
  • Promosi kompetitor.
  • Data pelanggan.
  • Hasil survei.

Biasanya, admin berfokus pada pengumpulan dan pengorganisasian data, sedangkan interpretasi dan keputusan strategis dapat menjadi tanggung jawab marketer atau manajemen.

10. Mendukung Administrasi Penjualan

Pada beberapa perusahaan, pekerjaan admin marketing dapat bersinggungan dengan aktivitas sales.

Contohnya:

  • Input pesanan.
  • Memeriksa dokumen transaksi.
  • Memperbarui status pelanggan.
  • Menyiapkan dokumen penjualan.
  • Merekap data transaksi.

Karena itu, calon admin marketing sebaiknya memahami dasar administrasi sekaligus memiliki pengetahuan mengenai proses marketing dan sales.

Skill yang Dibutuhkan Admin Marketing

Menjadi admin marketing membutuhkan kombinasi kemampuan teknis dan interpersonal.

Hard Skill

Beberapa kemampuan yang berguna antara lain:

  • Microsoft Excel.
  • Microsoft Word.
  • PowerPoint.
  • Data entry.
  • Administrasi dokumen.
  • Pengelolaan database.
  • Reporting.
  • Basic marketing.
  • Basic digital marketing.

Kemampuan mengolah data juga semakin relevan. AMA mencatat bahwa pengumpulan dan pengelolaan data, tracking report, serta pemantauan performa campaign merupakan bagian dari kompetensi marketing modern.

Soft Skill

Selain kemampuan teknis, admin marketing juga membutuhkan:

  • Ketelitian.
  • Komunikasi.
  • Time management.
  • Organisasi.
  • Problem solving.
  • Teamwork.
  • Adaptability.
  • Kemampuan bekerja dengan deadline.

Menurut AMA, kemampuan seperti komunikasi, kolaborasi, adaptabilitas, critical thinking, dan emotional intelligence termasuk essential capabilities yang penting bagi profesional marketing.

Contoh Pekerjaan Admin Marketing Sehari-hari

Agar lebih mudah dibayangkan, berikut contoh alur pekerjaan seorang admin marketing.

Pagi hari, admin dapat mengecek email, melihat agenda meeting, memperbarui data, dan memeriksa pekerjaan yang harus diselesaikan.

Siang hari, pekerjaan dapat berlanjut dengan input database, menyiapkan dokumen campaign, membantu kebutuhan meeting, atau berkoordinasi dengan sales dan marketing.

Sore hari, admin dapat melakukan pengecekan ulang data, membuat rekap aktivitas, mengarsipkan dokumen, dan memperbarui laporan.

Tentu saja, aktivitas tersebut hanya gambaran umum. Rutinitas sebenarnya bergantung pada jenis perusahaan, industri, dan pembagian tugas dalam tim.

Perbedaan Admin Marketing dan Marketing Staff

Meskipun berada dalam satu bidang, keduanya memiliki fokus yang dapat berbeda.

AspekAdmin MarketingMarketing Staff
FokusAdministrasi dan supportPelaksanaan aktivitas marketing
DataInput, update, dan rekapAnalisis dan penggunaan data
CampaignMendukung kebutuhan administratifMenjalankan aktivitas campaign
DokumenMengelola dan mengarsipkanMenggunakan atau membuat sesuai kebutuhan
StrategiUmumnya memberikan supportDapat terlibat dalam implementasi strategi

Pembagian ini bukan aturan baku karena setiap perusahaan dapat memiliki struktur dan jobdesk yang berbeda.

Kualifikasi untuk Menjadi Admin Marketing

Persyaratan posisi admin marketing dapat berbeda-beda. Namun, beberapa perusahaan biasanya mencari kandidat yang memiliki:

  • Pendidikan sesuai kebutuhan posisi.
  • Kemampuan Microsoft Office.
  • Ketelitian dalam mengolah data.
  • Kemampuan komunikasi.
  • Kemampuan administrasi.
  • Mampu bekerja dengan deadline.
  • Kemampuan bekerja sama dalam tim.
  • Pemahaman dasar marketing.

Bagi fresh graduate, pengalaman organisasi, magang, atau proyek kuliah yang melibatkan administrasi dan pengolahan data dapat menjadi pengalaman yang relevan untuk ditonjolkan dalam CV.

Berapa Gaji Admin Marketing?

Gaji admin marketing tidak dapat disamaratakan karena dipengaruhi berbagai faktor, seperti lokasi kerja, pengalaman, industri, ukuran perusahaan, pendidikan, dan tanggung jawab pekerjaan.

Jika mencari informasi gaji, sebaiknya perhatikan lokasi dan periode data. Jangan menggunakan satu lowongan pekerjaan sebagai patokan gaji seluruh admin marketing di Indonesia.

Selain gaji pokok, beberapa perusahaan juga dapat memiliki komponen kompensasi lain sesuai kebijakan masing-masing.

Tips Menjadi Admin Marketing yang Profesional

Ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat membantu meningkatkan kualitas pekerjaan.

Pertama, selalu cek ulang data. Kesalahan satu angka atau informasi dapat menyebabkan masalah pada laporan.

Kedua, buat sistem penyimpanan file yang rapi. Gunakan nama file dan folder yang konsisten agar dokumen mudah ditemukan.

Ketiga, kuasai Excel atau spreadsheet. Kemampuan seperti sorting, filtering, formula dasar, dan pembuatan tabel dapat sangat membantu pekerjaan sehari-hari.

Keempat, pahami dasar marketing. Admin yang memahami konteks pekerjaannya akan lebih mudah mengetahui mengapa suatu data atau dokumen dibutuhkan.

Kelima, komunikasikan kendala dengan jelas. Jangan menunggu sampai deadline jika terdapat data atau informasi yang belum lengkap.

Menurut laporan keterampilan marketing AMA, kemampuan seperti adaptabilitas, komunikasi, pengambilan keputusan, dan literasi AI semakin relevan dalam perkembangan profesi marketing.

Kesimpulan Admin Marketing

Tugas admin marketing pada dasarnya adalah memberikan dukungan administratif dan operasional agar aktivitas pemasaran perusahaan dapat berjalan lebih terorganisasi. Pekerjaannya dapat mencakup pengelolaan data, dokumen, database customer, laporan, jadwal, campaign, hingga koordinasi dengan berbagai divisi.

Website resmi: Admin Marketing

Meski terlihat administratif, posisi ini tetap membutuhkan ketelitian, kemampuan mengolah data, komunikasi, dan pemahaman dasar mengenai marketing. Justru karena berada dekat dengan berbagai aktivitas marketing, posisi admin dapat menjadi salah satu cara untuk mengenal proses kerja pemasaran secara lebih luas.

Riyen Riyen
DITULIS OLEH

Riyen Riyen

Content Strategist & SEO Specialist di Thesky ID. Menulis seputar strategi optimasi mesin pencari, analitik konten, dan pertumbuhan visibilitas organik bisnis.

KONSULTASI GRATIS

Siap Melejitkan Trafik & Penjualan Bisnis Anda dengan SEO?

Diskusikan audit website, strategi ranking kata kunci, dan optimasi konten bersama tim Thesky ID.

🛍️ OFFICIAL PRODUCTS & SERVICES

Rekomendasi Produk & Layanan Pilihan

Kembangkan bisnis Anda lebih cepat dengan tools otomasi AI, template digital teruji, dan layanan profesional langsung dari Thesky.

PRODUK UTAMA #1 PLUGIN WORDPRESS & AI Thesky Auto SEO Writer Pro: WordPress AI Content & SEO Automation Plugin
★ 5.0 • 1.4k+ website aktif

Thesky Auto SEO Writer Pro: WordPress AI Content & SEO Automation Plugin

Plugin WordPress AI cerdas untuk menulis, mengoptimasi, dan mempublikasikan ratusan artikel SEO pilar 2.500+ kata secara otomatis langsung ke dashboard WordPress Anda. Sekali bayar, lisensi UNLIMITED websites seumur hidup!

Rp 249.000 Rp 799.000
Download & Beli Sekarang 🚀
Best Seller WEB APP & TOOL AI Thesky Studio: AI Script & Content Generator Shopee Affiliates
★ 4.9 • 180+ Pengguna Aktif

Thesky Studio: AI Script & Content Generator Shopee Affiliates

Tools web app otomatis untuk riset tren viral dan memproduksi ribuan naskah review Shopee Affiliate berkonversi tinggi dengan formula copywriting psikologis.

Rp 199.000 Rp 499.000
Mulai Pakai ↗
Best Value TEMPLATE & PLAYBOOK Template Digital Marketing Growth Kit & Funnel Playbook
★ 4.9 • 310+ Download

Template Digital Marketing Growth Kit & Funnel Playbook

Blueprint lengkap pelacak KPI Funnel, formula penyusunan Value Proposition & USP, serta panduan optimasi campaign performa marketing bisnis.

Rp 149.000 Rp 399.000
Dapatkan Template ↗

💡 Butuh solusi kustom atau konsultasi khusus untuk bisnis Anda? Tim ahli Thesky siap membantu menganalisis strategi yang tepat.

Konsultasi via WhatsApp

Written by

Categories

Related Post

Scroll to Top