⚑

THESKY INSIGHTS

Apa yang Dimaksud dengan Marketing? 7 Fungsi dan Contohnya

Share

Apa yang dimaksud dengan marketing? Secara sederhana, marketing adalah serangkaian aktivitas yang dilakukan bisnis untuk memahami kebutuhan pelanggan, menciptakan nilai, menyampaikan penawaran, hingga membangun hubungan dengan pasar. Jadi, marketing bukan sekadar memasang iklan atau menawarkan produk kepada calon pembeli.

apa yang dimaksud dengan marketing

Dalam praktiknya, marketing sudah dimulai bahkan sebelum sebuah produk dijual. Bisnis perlu mengetahui siapa calon pelanggannya, apa yang mereka butuhkan, berapa harga yang sesuai, di mana produk akan dijual, dan bagaimana cara menyampaikan manfaat produk tersebut.

American Marketing Association (AMA) mendefinisikan marketing sebagai aktivitas dan proses untuk menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan, dan mempertukarkan penawaran yang memiliki nilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat.

Apa yang Dimaksud dengan Marketing?

Marketing adalah proses yang membantu bisnis menghubungkan produk atau layanan dengan orang yang membutuhkannya. Proses tersebut mencakup berbagai aktivitas, mulai dari riset pasar, menentukan target konsumen, mengembangkan produk, menetapkan harga, memilih saluran distribusi, melakukan promosi, hingga mengevaluasi hasil pemasaran.

Karena itu, anggapan bahwa marketing hanya berarti β€œjualan” sebenarnya terlalu sempit.

Bayangkan kamu memiliki usaha donat rumahan. Sebelum membuat puluhan donat dan menjualnya, kamu mungkin akan mencari tahu rasa yang disukai pelanggan, menentukan ukuran yang sesuai, menghitung biaya produksi, menetapkan harga, memilih lokasi penjualan, lalu mempromosikan produk melalui Instagram atau aplikasi pesan-antar.

Semua proses tersebut dapat menjadi bagian dari marketing.

Apa Tujuan Marketing?

Pada dasarnya, marketing bertujuan menciptakan dan menyampaikan nilai kepada pelanggan sekaligus membantu bisnis mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Beberapa tujuan marketing antara lain:

  • Memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan.
  • Meningkatkan brand awareness.
  • Menjangkau target pasar.
  • Membangun hubungan dengan pelanggan.
  • Mendukung penjualan.
  • Meningkatkan loyalitas pelanggan.
  • Membantu bisnis memahami kondisi pasar dan kompetitor.

OpenStax menjelaskan bahwa proses marketing berkaitan dengan menciptakan dan memberikan nilai kepada pelanggan, memahami apa yang dianggap bernilai oleh konsumen, serta menghubungkannya dengan tujuan perusahaan.

Jadi, marketing tidak selalu harus berujung pada transaksi dalam waktu singkat. Dalam beberapa kondisi, bisnis mungkin lebih dulu membangun awareness atau hubungan dengan calon pelanggan sebelum terjadi pembelian.

7 Fungsi Marketing yang Penting bagi Bisnis

Marketing memiliki cakupan yang cukup luas. Berikut beberapa fungsi utamanya.

1. Melakukan Riset Pasar

Sebelum membuat strategi, bisnis perlu memahami pasar yang ingin dituju.

Riset dapat membantu mengetahui:

  • Siapa target pelanggan?
  • Apa kebutuhan mereka?
  • Produk seperti apa yang dicari?
  • Berapa harga yang dianggap masuk akal?
  • Siapa kompetitornya?

Misalnya, pemilik usaha donat menemukan bahwa pelanggan di sekitar lokasi usahanya lebih menyukai produk dengan harga terjangkau dan pilihan topping yang beragam. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan produk.

2. Menentukan Target Pasar

Tidak semua orang harus menjadi target sebuah bisnis.

Produk makanan untuk anak sekolah tentu bisa memiliki pendekatan berbeda dengan produk software untuk perusahaan. Karena itu, marketer perlu menentukan kelompok konsumen yang paling relevan berdasarkan kebutuhan, karakteristik, perilaku, lokasi, atau faktor lainnya.

Target pasar yang jelas membuat bisnis lebih mudah menentukan produk, bahasa komunikasi, media promosi, dan penawaran yang sesuai.

3. Mengembangkan Produk atau Layanan

Marketing juga dapat memberikan masukan dalam pengembangan produk.

Misalnya, setelah menerima feedback pelanggan, sebuah kedai kopi mengetahui bahwa banyak pelanggan menginginkan pilihan minuman rendah gula. Informasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mengembangkan varian baru.

Dengan begitu, marketing tidak hanya berbicara tentang bagaimana menjual produk yang sudah ada, tetapi juga memahami apa yang dibutuhkan pasar.

4. Menentukan Harga

Harga merupakan bagian penting dari strategi marketing.

Bisnis perlu mempertimbangkan biaya produksi, daya beli target konsumen, nilai yang ditawarkan, posisi produk, serta kondisi persaingan.

OpenStax menjelaskan bahwa harga perlu mempertimbangkan manfaat yang dirasakan konsumen sekaligus faktor seperti biaya produksi dan kemampuan bisnis memperoleh keuntungan.

Karena itu, menetapkan harga tidak selalu berarti mengikuti harga kompetitor. Produk yang menawarkan manfaat atau pengalaman berbeda dapat memiliki strategi harga yang berbeda pula.

5. Menentukan Saluran Distribusi

Marketing juga memikirkan bagaimana produk bisa sampai ke tangan pelanggan.

Salurannya dapat berupa:

  • Toko fisik.
  • Website.
  • Marketplace.
  • Reseller.
  • Media sosial.
  • Aplikasi pesan-antar.
  • Distributor.

Contohnya, UMKM makanan mungkin menggunakan toko fisik untuk pelanggan sekitar sekaligus memanfaatkan GoFood atau GrabFood agar produknya lebih mudah dipesan secara online.

Dalam konsep marketing mix, aspek distribusi ini dikenal sebagai place, yaitu bagaimana dan di mana produk tersedia bagi konsumen.

6. Melakukan Promosi

Promosi adalah bagian marketing yang paling mudah terlihat oleh konsumen.

Bentuknya bisa berupa:

  • Social media marketing.
  • Content marketing.
  • Advertising.
  • Influencer marketing.
  • Email marketing.
  • Event marketing.
  • Promosi penjualan.

Namun, promosi sebaiknya tidak dilakukan hanya karena kompetitor juga melakukannya. Pilihan media dan pesan perlu disesuaikan dengan target pasar serta tujuan bisnis.

7. Mengevaluasi Hasil Marketing

Marketing juga membutuhkan evaluasi.

Setelah menjalankan kampanye, bisnis dapat melihat berbagai indikator seperti traffic, engagement, leads, conversion, penjualan, atau repeat order sesuai tujuan yang ditetapkan.

Misalnya, sebuah UMKM mengeluarkan biaya untuk iklan Instagram. Jangan hanya melihat jumlah likes atau views. Bisnis juga perlu melihat apakah iklan tersebut menghasilkan kunjungan ke toko, pesan WhatsApp, atau transaksi.

Data tersebut kemudian dapat digunakan untuk menentukan apa yang perlu dipertahankan atau diperbaiki.

Mengenal Marketing Mix: 4P

Salah satu konsep dasar yang penting dalam marketing adalah marketing mix 4P, yaitu:

Product

Produk atau layanan yang ditawarkan kepada pelanggan.

Price

Harga yang harus dibayar pelanggan untuk mendapatkan produk.

Place

Tempat atau saluran yang digunakan agar produk dapat diperoleh pelanggan.

Promotion

Aktivitas komunikasi yang digunakan untuk memperkenalkan dan menawarkan produk.

OpenStax menjelaskan 4P sebagai product, price, place, dan promotion, yang digunakan sebagai kerangka untuk memahami berbagai keputusan pemasaran.

Misalnya, UMKM donat dapat menawarkan donat kentang sebagai product, menetapkan harga Rp3.000–Rp4.000 sebagai price, menjual melalui toko dan layanan pesan-antar sebagai place, lalu menggunakan Instagram dan TikTok sebagai bagian dari promotion.

Apa Bedanya Marketing, Sales, dan Advertising?

Ketiga istilah ini sering dianggap sama, padahal cakupannya berbeda.

Marketing memiliki cakupan yang luas, termasuk memahami pasar, menentukan target, mengembangkan strategi, membangun brand, melakukan promosi, dan menjaga hubungan dengan pelanggan.

Sales lebih berfokus pada proses penjualan dan mengubah calon pelanggan menjadi pembeli.

Sementara itu, advertising merupakan aktivitas periklanan untuk menyampaikan pesan kepada audiens. Dengan kata lain, advertising merupakan salah satu aktivitas yang dapat digunakan dalam marketing, bukan keseluruhan marketing.

Itulah mengapa seorang marketer tidak selalu bekerja sebagai sales atau pembuat iklan saja.

Contoh Marketing dalam Kehidupan Sehari-hari

Contohnya bisa dilihat dari bisnis makanan sederhana.

Seseorang membuka usaha rice bowl di dekat kampus. Ia mengamati bahwa mahasiswa membutuhkan makanan yang praktis dengan harga terjangkau. Dari informasi tersebut, ia membuat menu dengan beberapa pilihan lauk, menentukan harga yang sesuai, membuka pemesanan melalui WhatsApp dan aplikasi pesan-antar, lalu membuat konten Instagram untuk memperkenalkan produknya.

Setelah berjalan beberapa minggu, ia melihat menu yang paling banyak dipesan dan membaca ulasan pelanggan. Jika banyak pelanggan meminta pilihan sambal yang berbeda, ia dapat mempertimbangkan perubahan menu.

Inilah gambaran sederhana bagaimana marketing bekerja: memahami pelanggan, menawarkan nilai, berkomunikasi, menjual, kemudian belajar dari respons pasar.

Mengapa Marketing Penting bagi Bisnis?

Marketing membantu bisnis memahami pasar sekaligus menentukan cara yang tepat untuk memberikan nilai kepada pelanggan.

Produk yang bagus tetap perlu ditemukan oleh orang yang tepat. Sebaliknya, promosi yang menarik juga tidak akan banyak membantu jika produk tidak sesuai dengan kebutuhan pasar.

Karena itu, marketing sebaiknya tidak dipandang sebagai aktivitas yang hanya dilakukan ketika penjualan sedang sepi. Marketing merupakan bagian dari proses bisnis yang membantu perusahaan memahami konsumen, menciptakan penawaran, menyampaikan nilai, dan membangun hubungan.

Kesimpulan marketing

Jadi, apa yang dimaksud dengan marketing? Marketing adalah proses yang lebih luas daripada sekadar menjual atau beriklan. Marketing mencakup bagaimana bisnis memahami pelanggan, mengembangkan produk, menentukan harga, memilih saluran distribusi, melakukan promosi, hingga mengevaluasi hasilnya.

Website resmi: apa yang dimaksud dengan marketing

Bagi UMKM maupun perusahaan besar, memahami dasar marketing dapat membantu setiap keputusan pemasaran menjadi lebih terarah. Kuncinya bukan sekadar membuat promosi sebanyak mungkin, tetapi memastikan produk, harga, saluran, dan pesan yang digunakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan target pasar.

Riyen Riyen
DITULIS OLEH

Riyen Riyen

Content Strategist & SEO Specialist di Thesky ID. Menulis seputar strategi optimasi mesin pencari, analitik konten, dan pertumbuhan visibilitas organik bisnis.

KONSULTASI GRATIS

Siap Melejitkan Trafik & Penjualan Bisnis Anda dengan SEO?

Diskusikan audit website, strategi ranking kata kunci, dan optimasi konten bersama tim Thesky ID.

πŸ›οΈ OFFICIAL PRODUCTS & SERVICES

Rekomendasi Produk & Layanan Pilihan

Kembangkan bisnis Anda lebih cepat dengan tools otomasi AI, template digital teruji, dan layanan profesional langsung dari Thesky.

PRODUK UTAMA #1 PLUGIN WORDPRESS & AI Thesky Auto SEO Writer Pro: WordPress AI Content & SEO Automation Plugin
β˜… 5.0 β€’ 1.4k+ website aktif

Thesky Auto SEO Writer Pro: WordPress AI Content & SEO Automation Plugin

Plugin WordPress AI cerdas untuk menulis, mengoptimasi, dan mempublikasikan ratusan artikel SEO pilar 2.500+ kata secara otomatis langsung ke dashboard WordPress Anda. Sekali bayar, lisensi UNLIMITED websites seumur hidup!

Rp 249.000 Rp 799.000
Download & Beli Sekarang πŸš€
Best Seller WEB APP & TOOL AI Thesky Studio: AI Script & Content Generator Shopee Affiliates
β˜… 4.9 β€’ 180+ Pengguna Aktif

Thesky Studio: AI Script & Content Generator Shopee Affiliates

Tools web app otomatis untuk riset tren viral dan memproduksi ribuan naskah review Shopee Affiliate berkonversi tinggi dengan formula copywriting psikologis.

Rp 199.000 Rp 499.000
Mulai Pakai β†—
Best Value TEMPLATE & PLAYBOOK Template Digital Marketing Growth Kit & Funnel Playbook
β˜… 4.9 β€’ 310+ Download

Template Digital Marketing Growth Kit & Funnel Playbook

Blueprint lengkap pelacak KPI Funnel, formula penyusunan Value Proposition & USP, serta panduan optimasi campaign performa marketing bisnis.

Rp 149.000 Rp 399.000
Dapatkan Template β†—

πŸ’‘ Butuh solusi kustom atau konsultasi khusus untuk bisnis Anda? Tim ahli Thesky siap membantu menganalisis strategi yang tepat.

Konsultasi via WhatsApp

Written by

Categories

Related Post

Scroll to Top