⚡

THESKY INSIGHTS

Internet Marketing: 7 Strategi Ampuh untuk Meningkatkan Penjualan Bisnis

Share

Internet marketing dapat membantu bisnis kecil menjangkau pelanggan yang sebelumnya hanya mengenal produk dari lingkungan sekitar. Dengan memanfaatkan website, mesin pencari, media sosial, email, dan iklan online, bisnis dapat memperkenalkan produk kepada audiens yang lebih luas.

internet marketing

Saat ini, internet bukan hanya tempat untuk mencari informasi atau hiburan. Bagi bisnis, internet juga menjadi ruang untuk memperkenalkan produk, berkomunikasi dengan pelanggan, membangun brand, hingga menghasilkan penjualan.

Namun, internet marketing bukan sekadar rajin posting di media sosial. Strategi yang efektif membutuhkan tujuan yang jelas, pemahaman terhadap target audience, pemilihan channel yang tepat, serta evaluasi berdasarkan data.

Apa Itu Internet Marketing?

Internet marketing adalah aktivitas pemasaran yang menggunakan internet untuk mempromosikan produk, jasa, atau bisnis kepada target audience. Channel yang digunakan dapat berupa search engine, website, email, media sosial, hingga iklan berbayar.

Internet marketing juga sering disebut online marketing atau web marketing. HubSpot memasukkan SEO, content marketing, email marketing, social media marketing, PPC, influencer marketing, dan affiliate marketing sebagai bagian dari internet marketing.

Sederhananya, internet marketing membantu bisnis bertemu dengan calon pelanggan di tempat mereka menghabiskan waktu secara online.

Misalnya, seseorang ingin membeli sepatu olahraga. Ia bisa mencari rekomendasi melalui Google, melihat video review di TikTok, membaca ulasan pelanggan, kemudian mengunjungi marketplace sebelum akhirnya melakukan pembelian. Semua titik interaksi tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan pemasaran online.

Mengapa Internet Marketing Penting untuk Bisnis?

Salah satu kelebihan internet marketing adalah hasilnya relatif lebih mudah diukur dibandingkan beberapa bentuk pemasaran tradisional.

Marketer dapat melihat berbagai indikator seperti jumlah kunjungan website, klik, leads, conversion, hingga revenue dari campaign tertentu. Internet marketing juga memungkinkan bisnis menentukan target audience berdasarkan karakteristik dan perilaku tertentu.

Bagi UMKM, fleksibilitas ini cukup penting. Bisnis tidak selalu membutuhkan anggaran besar untuk memulai. Sebuah usaha kuliner, misalnya, dapat memulai dengan Google Business Profile, media sosial, konten edukatif, dan komunikasi melalui WhatsApp sebelum menggunakan iklan berbayar.

7 Strategi Internet Marketing yang Bisa Dicoba

1. Search Engine Optimization (SEO)

SEO merupakan strategi untuk meningkatkan visibilitas website pada mesin pencari secara organik.

Contohnya, pemilik usaha donat dapat membuat artikel mengenai “cara memilih donat kentang yang lembut” atau “donat kentang terdekat di Serang”. Jika kontennya relevan dan memenuhi kebutuhan pencari, website memiliki peluang mendapatkan pengunjung dari mesin pencari.

SEO membutuhkan waktu dan konsistensi. Jadi, jangan menganggap SEO sebagai cara instan untuk mendapatkan penjualan.

2. Content Marketing

Content marketing berfokus pada pembuatan dan distribusi konten yang relevan bagi target audience.

Konten dapat berbentuk:

  • Artikel blog.
  • Video pendek.
  • Infografis.
  • Tutorial.
  • Panduan.
  • Studi kasus.
  • Konten edukasi.

Misalnya, toko skincare tidak hanya memposting foto produk, tetapi juga membuat konten mengenai cara memilih produk berdasarkan jenis kulit. Dengan begitu, konten tidak hanya berfungsi untuk menjual, tetapi juga membantu calon pelanggan mengambil keputusan.

3. Social Media Marketing

Media sosial menjadi salah satu channel yang mudah digunakan untuk membangun komunikasi dengan pelanggan.

Instagram, TikTok, Facebook, dan LinkedIn dapat digunakan sesuai karakteristik target audience dan tujuan bisnis.

Untuk UMKM makanan, misalnya, konten behind the scenes, proses produksi, testimoni pelanggan, video produk, dan promo dapat menjadi pilihan.

Namun, jangan mengejar followers semata. Jumlah followers yang besar belum tentu menghasilkan pelanggan jika audiensnya tidak relevan dengan bisnis.

4. Email Marketing

Email marketing dapat digunakan untuk menjaga hubungan dengan pelanggan setelah mereka mengenal atau membeli produk.

Contohnya:

  • Newsletter.
  • Informasi produk baru.
  • Promo khusus pelanggan.
  • Reminder.
  • Rekomendasi produk.
  • Informasi event.

Strategi ini akan lebih efektif jika database pelanggan dikelola dengan baik dan pesan disesuaikan dengan kebutuhan penerima.

5. Pay-Per-Click (PPC)

PPC merupakan bentuk iklan digital ketika bisnis membayar berdasarkan mekanisme yang ditentukan oleh platform atau campaign.

Google Ads, misalnya, memiliki Search Campaign yang memungkinkan iklan muncul ketika pengguna melakukan pencarian terkait produk atau layanan tertentu. Strategi ini dapat digunakan untuk mendapatkan traffic, leads, atau penjualan dari orang yang memang sedang mencari produk tertentu.

Contohnya, sebuah jasa laundry di Jakarta dapat menargetkan kata kunci yang berkaitan dengan layanan laundry di wilayah yang dilayaninya.

6. Influencer Marketing

Influencer marketing dilakukan dengan bekerja sama dengan influencer atau content creator untuk memperkenalkan produk kepada audiens mereka.

Menariknya, influencer dengan jumlah followers yang lebih kecil tidak otomatis kurang efektif. Untuk bisnis lokal, creator dengan audience yang memang berasal dari wilayah target dapat lebih relevan dibandingkan akun besar dengan audience yang terlalu luas.

Karena itu, sebelum bekerja sama, perhatikan:

  • Kesesuaian audience.
  • Engagement.
  • Relevansi niche.
  • Kredibilitas creator.
  • Bentuk konten.
  • Biaya kerja sama.

7. Affiliate Marketing

Affiliate marketing melibatkan pihak lain yang membantu mempromosikan produk dan memperoleh komisi berdasarkan hasil yang telah disepakati.

Model ini dapat membantu bisnis memperluas jangkauan promosi tanpa harus membuat seluruh konten sendiri.

Contohnya, sebuah online shop dapat bekerja sama dengan beberapa content creator yang membagikan link produk. Ketika terjadi transaksi melalui mekanisme affiliate, creator memperoleh komisi sesuai ketentuan program.

Contoh Internet Marketing untuk UMKM

Bayangkan ada UMKM donat kentang di Serang yang baru membuka usaha.

Pemiliknya tidak perlu langsung menjalankan tujuh strategi sekaligus. Ia bisa memulai dari beberapa channel yang paling relevan.

Pertama, membuat akun Instagram dan TikTok untuk memperkenalkan produk. Kedua, mengoptimalkan informasi bisnis agar mudah ditemukan secara lokal. Ketiga, membuat konten tentang proses pembuatan dan keunggulan produk. Keempat, menawarkan promo kepada pelanggan melalui channel komunikasi yang sesuai.

Setelah memiliki data awal, pemilik bisnis dapat melihat konten mana yang menghasilkan interaksi, kunjungan, atau pesanan. Jika sudah memahami pola tersebut, barulah anggaran iklan dapat dialokasikan secara lebih terarah.

Menurut saya, ini jauh lebih masuk akal daripada langsung menghabiskan budget untuk semua platform.

Internet marketing seharusnya dimulai dari masalah bisnis, bukan dari keinginan untuk mengikuti semua tren.

Bagaimana Cara Memulai Internet Marketing?

Untuk pemula, gunakan langkah sederhana berikut:

  1. Tentukan tujuan. Apakah ingin meningkatkan awareness, mendapatkan leads, atau meningkatkan penjualan?
  2. Kenali target audience. Pahami siapa calon pelanggan dan masalah yang mereka hadapi.
  3. Pilih channel yang relevan. Tidak semua platform harus digunakan.
  4. Buat konten yang bermanfaat. Sesuaikan konten dengan kebutuhan audience.
  5. Tambahkan CTA. Berikan arahan seperti membeli, menghubungi, mengisi formulir, atau mengunjungi website.
  6. Ukur hasilnya. Perhatikan traffic, engagement, leads, conversion, atau revenue.
  7. Lakukan optimasi. Pertahankan strategi yang memberikan hasil dan evaluasi bagian yang kurang efektif.

HubSpot juga menyarankan agar strategi marketing dimulai dari tujuan bisnis dan riset audience, bukan sekadar memilih channel terlebih dahulu.

Internet Marketing vs Digital Marketing

Kedua istilah ini sering digunakan secara bergantian karena memang memiliki banyak persamaan.

Secara sederhana, internet marketing berfokus pada pemasaran melalui internet, seperti website, search engine, email, media sosial, dan iklan online.

Sementara itu, digital marketing dapat digunakan sebagai istilah yang lebih luas untuk aktivitas pemasaran melalui berbagai channel digital. Dalam praktik sehari-hari, batas keduanya tidak selalu dibuat secara ketat.

Karena itu, jangan terlalu fokus pada perbedaan istilah. Yang lebih penting adalah memahami siapa target audience, apa tujuan bisnis, dan channel mana yang paling relevan.

Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Internet Marketing

Beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari antara lain:

  • Menganggap internet marketing hanya tentang media sosial.
  • Menggunakan semua platform sekaligus.
  • Mengejar followers tanpa memperhatikan kualitas audience.
  • Membuat konten tanpa tujuan.
  • Tidak memiliki CTA.
  • Tidak mengukur hasil campaign.
  • Terlalu cepat menyimpulkan sebuah strategi gagal.
  • Menganggap iklan berbayar selalu menghasilkan penjualan.
  • Mengabaikan pengalaman pelanggan setelah pembelian.

Internet marketing bukan aktivitas sekali jalan. Strategi perlu diuji, diukur, kemudian diperbaiki berdasarkan data.

Kesimpulan Internet marketing

Internet marketing adalah strategi pemasaran yang memanfaatkan internet untuk menjangkau, berkomunikasi dengan, dan mengubah calon pelanggan menjadi pelanggan. Bentuknya dapat berupa SEO, content marketing, social media marketing, email marketing, PPC, influencer marketing, hingga affiliate marketing.

Website resmi: Internet marketing

Bagi UMKM dan pemilik bisnis online, tidak perlu langsung menggunakan semua strategi. Mulailah dengan memahami target audience, menentukan tujuan, memilih channel yang relevan, lalu mengukur hasilnya.

Pada akhirnya, internet marketing bukan tentang siapa yang paling sering muncul di internet. Bisnis yang lebih berpeluang bertahan adalah bisnis yang mampu memahami kebutuhan audiens dan memberikan alasan yang jelas mengapa mereka harus memilih produknya.

Riyen Riyen
DITULIS OLEH

Riyen Riyen

Content Strategist & SEO Specialist di Thesky ID. Menulis seputar strategi optimasi mesin pencari, analitik konten, dan pertumbuhan visibilitas organik bisnis.

KONSULTASI GRATIS

Siap Melejitkan Trafik & Penjualan Bisnis Anda dengan SEO?

Diskusikan audit website, strategi ranking kata kunci, dan optimasi konten bersama tim Thesky ID.

🛍️ OFFICIAL PRODUCTS & SERVICES

Rekomendasi Produk & Layanan Pilihan

Kembangkan bisnis Anda lebih cepat dengan tools otomasi AI, template digital teruji, dan layanan profesional langsung dari Thesky.

PRODUK UTAMA #1 PLUGIN WORDPRESS & AI Thesky Auto SEO Writer Pro: WordPress AI Content & SEO Automation Plugin
★ 5.0 • 1.4k+ website aktif

Thesky Auto SEO Writer Pro: WordPress AI Content & SEO Automation Plugin

Plugin WordPress AI cerdas untuk menulis, mengoptimasi, dan mempublikasikan ratusan artikel SEO pilar 2.500+ kata secara otomatis langsung ke dashboard WordPress Anda. Sekali bayar, lisensi UNLIMITED websites seumur hidup!

Rp 249.000 Rp 799.000
Download & Beli Sekarang 🚀
Best Seller WEB APP & TOOL AI Thesky Studio: AI Script & Content Generator Shopee Affiliates
★ 4.9 • 180+ Pengguna Aktif

Thesky Studio: AI Script & Content Generator Shopee Affiliates

Tools web app otomatis untuk riset tren viral dan memproduksi ribuan naskah review Shopee Affiliate berkonversi tinggi dengan formula copywriting psikologis.

Rp 199.000 Rp 499.000
Mulai Pakai ↗
Best Value TEMPLATE & PLAYBOOK Template Digital Marketing Growth Kit & Funnel Playbook
★ 4.9 • 310+ Download

Template Digital Marketing Growth Kit & Funnel Playbook

Blueprint lengkap pelacak KPI Funnel, formula penyusunan Value Proposition & USP, serta panduan optimasi campaign performa marketing bisnis.

Rp 149.000 Rp 399.000
Dapatkan Template ↗

💡 Butuh solusi kustom atau konsultasi khusus untuk bisnis Anda? Tim ahli Thesky siap membantu menganalisis strategi yang tepat.

Konsultasi via WhatsApp

Written by

Categories

Related Post

Scroll to Top