⚑

THESKY INSIGHTS

Market Research Adalah: Pengertian, 7 Tujuan, Metode, dan Contohnya

Share

Pernah bertanya-tanya mengapa ada produk baru yang langsung laris, sementara produk lain yang sebenarnya bagus justru sulit mendapatkan pelanggan? Salah satu jawabannya bisa ditemukan dari proses market research. Sederhananya, market research adalah proses untuk memahami pasar, konsumen, kompetitor, serta berbagai faktor yang dapat memengaruhi keputusan bisnis.

market research adalah

Bagi pelaku UMKM, market research tidak harus selalu dilakukan dengan survei besar atau menggunakan jasa konsultan mahal. Mengamati kompetitor, membaca ulasan pelanggan, melakukan survei sederhana, atau berbicara langsung dengan calon konsumen juga dapat menjadi bagian dari riset pasar.

Masalahnya, masih banyak bisnis yang mengambil keputusan berdasarkan asumsi. Merasa produknya dibutuhkan, menentukan harga berdasarkan perkiraan, atau meniru kompetitor tanpa mengetahui alasan pelanggan memilih produk tersebut. Padahal, keputusan yang lebih baik biasanya dimulai dari pertanyaan yang tepat dan informasi yang relevan.

Apa Itu Market Research?

Market research adalah proses mengumpulkan, menganalisis, dan memahami informasi mengenai pasar, target konsumen, kompetitor, serta kebutuhan atau perilaku pelanggan.

American Marketing Association menjelaskan bahwa market research berkaitan dengan pengumpulan data dan insight konsumen, termasuk preferensi dan kebutuhan mereka. Sementara itu, marketing research secara lebih luas digunakan untuk menghubungkan konsumen, pelanggan, dan publik dengan pemasar melalui informasi yang membantu mengidentifikasi masalah maupun peluang.

Dalam praktiknya, market research membantu bisnis menjawab pertanyaan seperti:

  • Siapa calon pelanggan?
  • Apa kebutuhan mereka?
  • Berapa harga yang bersedia mereka bayar?
  • Siapa kompetitor utama?
  • Apa kelebihan dan kekurangan kompetitor?
  • Bagaimana tren pasar saat ini?
  • Apakah produk yang akan dibuat benar-benar memiliki permintaan?

Jadi, market research bukan sekadar mencari data. Yang lebih penting adalah mengubah data tersebut menjadi insight yang bisa digunakan untuk mengambil keputusan.

Mengapa Market Research Penting untuk Bisnis?

Bayangkan sebuah UMKM ingin menjual minuman kekinian di sekitar kampus. Pemiliknya mungkin berpikir bahwa mahasiswa pasti menyukai minuman dengan harga murah.

Namun, setelah melakukan riset sederhana, bisa saja ditemukan fakta berbeda. Mahasiswa mungkin lebih mempertimbangkan lokasi yang dekat, pilihan pembayaran digital, ukuran minuman, rasa, atau promo yang tersedia.

Artinya, asumsi awal belum tentu menggambarkan kebutuhan pasar.

U.S. Small Business Administration (SBA) menyebut market research dapat membantu bisnis memahami pelanggan, permintaan, ukuran pasar, lokasi, tingkat persaingan, dan harga yang dibayar konsumen untuk alternatif yang tersedia. Riset tersebut juga dapat membantu mengurangi risiko ketika bisnis mengambil keputusan.

Dengan kata lain, riset pasar bukan alat untuk menghilangkan risiko sepenuhnya, tetapi membantu bisnis mengambil keputusan dengan informasi yang lebih baik.

7 Tujuan Market Research

1. Memahami Target Konsumen

Tujuan pertama adalah mengetahui siapa yang sebenarnya menjadi target pasar.

Informasi yang dapat dicari antara lain:

  • Usia.
  • Lokasi.
  • Pekerjaan.
  • Minat.
  • Kebutuhan.
  • Kebiasaan membeli.
  • Masalah yang mereka hadapi.

Semakin jelas target konsumen, semakin mudah bisnis menentukan produk dan strategi pemasaran.

2. Mengetahui Kebutuhan Konsumen

Market research juga membantu menemukan masalah yang ingin diselesaikan konsumen.

Misalnya, pelanggan sebuah kedai bukan hanya membutuhkan kopi. Mereka mungkin membutuhkan tempat yang nyaman untuk bekerja, Wi-Fi, colokan listrik, atau layanan pesan antar.

Insight seperti ini dapat menjadi dasar untuk mengembangkan produk maupun layanan.

3. Menganalisis Kompetitor

Riset pasar tidak lengkap jika hanya melihat pelanggan.

Bisnis juga perlu memahami kompetitor, mulai dari:

  • Produk.
  • Harga.
  • Promosi.
  • Lokasi.
  • Kualitas layanan.
  • Review pelanggan.
  • Positioning.

SBA juga merekomendasikan competitive analysis untuk memahami kekuatan dan kelemahan pesaing serta menemukan peluang yang dapat menjadi keunggulan bisnis.

4. Mengetahui Tren Pasar

Selera konsumen dapat berubah.

Produk yang populer tahun lalu belum tentu memiliki permintaan yang sama saat ini. Karena itu, market research dapat membantu bisnis mengikuti perubahan tren dan perilaku konsumen.

Namun, mengikuti tren bukan berarti harus ikut-ikutan. Pertanyaannya adalah apakah tren tersebut benar-benar relevan dengan target pasar.

5. Menguji Ide Produk

Sebelum mengeluarkan modal besar, bisnis dapat menguji ide terlebih dahulu.

Misalnya, sebuah UMKM makanan ingin meluncurkan tiga varian rasa baru. Daripada langsung memproduksi dalam jumlah besar, pemilik dapat melakukan sampling atau survei kepada calon pelanggan.

Hasilnya dapat digunakan untuk menentukan varian mana yang paling potensial.

6. Membantu Menentukan Strategi Marketing

Hasil riset dapat memengaruhi berbagai keputusan pemasaran, seperti:

  • Menentukan harga.
  • Memilih platform promosi.
  • Menentukan pesan iklan.
  • Menentukan target audience.
  • Memilih channel distribusi.
  • Menentukan positioning.

Dengan begitu, strategi marketing tidak hanya berdasarkan perkiraan.

7. Mengurangi Risiko Keputusan Bisnis

Setiap keputusan bisnis memiliki risiko.

Market research tidak dapat menjamin sebuah produk akan sukses. Namun, riset dapat membantu bisnis memahami kondisi pasar sebelum mengeluarkan sumber daya yang lebih besar.

Itulah mengapa riset sebaiknya dilakukan sebelum, bukan setelah, keputusan penting dibuat.

Jenis-Jenis Market Research

Secara umum, market research dapat dibagi menjadi dua jenis utama.

Primary Market Research

Primary research adalah data yang dikumpulkan secara langsung untuk menjawab kebutuhan riset tertentu.

Contohnya:

  • Survei.
  • Wawancara.
  • Focus group.
  • Observasi.
  • Product testing.

Qualtrics menjelaskan bahwa primary research dikumpulkan secara langsung dan dirancang untuk menjawab pertanyaan spesifik dari bisnis.

Secondary Market Research

Secondary research menggunakan data yang sudah tersedia sebelumnya.

Contohnya:

  • Data pemerintah.
  • Jurnal penelitian.
  • Laporan industri.
  • Statistik.
  • Artikel terpercaya.
  • Data internal perusahaan.
  • Review pelanggan.

Kelebihannya adalah lebih cepat dan relatif hemat biaya. Kekurangannya, data tersebut belum tentu secara spesifik menjawab kebutuhan bisnis yang sedang diteliti.

Karena itu, keduanya sebenarnya dapat digunakan bersama.

Metode Market Research yang Bisa Digunakan

Tidak ada satu metode yang cocok untuk semua kondisi.

Survei

Cocok jika bisnis ingin mendapatkan jawaban dari banyak responden.

Contohnya:

β€œBerapa harga yang menurut Anda sesuai untuk produk ini?”

Wawancara

Wawancara cocok untuk menggali alasan di balik jawaban konsumen secara lebih mendalam.

Focus Group

Beberapa konsumen dikumpulkan untuk mendiskusikan produk, konsep, atau pengalaman mereka.

Observasi

Bisnis mengamati perilaku konsumen secara langsung.

Contohnya, pemilik toko melihat produk apa yang paling sering dibandingkan pelanggan sebelum melakukan pembelian.

Competitor Analysis

Bisnis membandingkan produk, harga, promosi, layanan, hingga positioning kompetitor.

Cara Melakukan Market Research

Jika baru pertama kali melakukan riset, gunakan langkah sederhana berikut.

1. Tentukan Tujuan

Tentukan terlebih dahulu pertanyaan yang ingin dijawab.

2. Tentukan Target Responden

Pastikan orang yang menjadi responden memang relevan dengan target pasar.

3. Pilih Metode

Tentukan apakah membutuhkan survei, wawancara, observasi, atau data sekunder.

4. Kumpulkan Data

Gunakan pertanyaan yang jelas dan hindari pertanyaan yang terlalu menggiring jawaban.

5. Analisis Data

Cari pola dari jawaban yang terkumpul.

6. Tarik Insight

Jangan berhenti pada angka. Cari tahu apa arti data tersebut bagi bisnis.

7. Gunakan untuk Keputusan

Inilah tahap yang sering dilupakan. Hasil riset harus diterjemahkan menjadi tindakan.

Contoh Market Research untuk UMKM

Misalnya sebuah UMKM ingin membuka kedai minuman di sekitar kampus.

Sebelum membuka kedai, pemilik melakukan survei kepada calon pelanggan dan mengamati beberapa kompetitor di sekitar lokasi.

Beberapa hal yang diteliti:

  • Harga minuman kompetitor.
  • Rasa yang paling diminati.
  • Jam ramai pembelian.
  • Metode pembayaran.
  • Promo yang ditawarkan.
  • Alasan pelanggan memilih kedai tertentu.

Dari hasil tersebut, pemilik mungkin menemukan bahwa konsumen tidak hanya mencari harga murah. Mereka juga menginginkan lokasi yang nyaman, pelayanan cepat, pembayaran cashless, dan pilihan menu yang cukup beragam.

Insight tersebut kemudian dapat digunakan untuk menentukan harga, menu, jam operasional, hingga strategi promosi.

Contoh tersebut merupakan ilustrasi sederhana, tetapi menggambarkan bagaimana data konsumen dapat diterjemahkan menjadi keputusan bisnis.

Market Research vs Marketing Research, Apa Bedanya?

Kedua istilah ini sering digunakan secara bergantian, tetapi memiliki cakupan yang dapat berbeda.

Market research biasanya lebih berfokus pada kondisi pasar, konsumen, kebutuhan, kompetitor, dan peluang pasar.

Sementara marketing research memiliki cakupan yang lebih luas karena dapat mencakup berbagai aktivitas pemasaran, termasuk evaluasi produk, harga, promosi, distribusi, dan performa pemasaran.

Dalam praktiknya, batas antara kedua istilah tersebut tidak selalu tegas. Karena itu, konteks penggunaannya perlu diperhatikan.

Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Melakukan Market Research

Ada beberapa kesalahan yang dapat membuat hasil riset kurang berguna:

  • Menggunakan responden yang tidak sesuai target.
  • Membuat pertanyaan yang menggiring jawaban.
  • Hanya menggunakan satu sumber data.
  • Mengabaikan jawaban yang bertentangan dengan asumsi.
  • Menganggap data sedikit sebagai gambaran seluruh pasar.
  • Mengumpulkan data tetapi tidak menganalisisnya.
  • Tidak menggunakan hasil riset dalam pengambilan keputusan.

Satu hal yang perlu diingat: hasil riset yang tidak sesuai harapan bukan berarti risetnya gagal. Justru hasil tersebut dapat menjadi tanda bahwa asumsi awal bisnis perlu diperiksa kembali.

Kesimpulan Market Research

Market research adalah proses mengumpulkan dan menganalisis informasi mengenai pasar, konsumen, kompetitor, serta kebutuhan pelanggan untuk membantu bisnis mengambil keputusan.

Website resmi: Market Research

Riset pasar dapat dilakukan melalui survei, wawancara, observasi, focus group, maupun pemanfaatan data sekunder. Untuk UMKM, prosesnya juga tidak harus rumit atau mahal.

Yang paling penting bukan seberapa banyak data yang dikumpulkan, melainkan apakah data tersebut membantu menjawab pertanyaan bisnis yang penting.

Riyen Riyen
DITULIS OLEH

Riyen Riyen

Content Strategist & SEO Specialist di Thesky ID. Menulis seputar strategi optimasi mesin pencari, analitik konten, dan pertumbuhan visibilitas organik bisnis.

KONSULTASI GRATIS

Siap Melejitkan Trafik & Penjualan Bisnis Anda dengan SEO?

Diskusikan audit website, strategi ranking kata kunci, dan optimasi konten bersama tim Thesky ID.

πŸ›οΈ OFFICIAL PRODUCTS & SERVICES

Rekomendasi Produk & Layanan Pilihan

Kembangkan bisnis Anda lebih cepat dengan tools otomasi AI, template digital teruji, dan layanan profesional langsung dari Thesky.

PRODUK UTAMA #1 PLUGIN WORDPRESS & AI Thesky Auto SEO Writer Pro: WordPress AI Content & SEO Automation Plugin
β˜… 5.0 β€’ 1.4k+ website aktif

Thesky Auto SEO Writer Pro: WordPress AI Content & SEO Automation Plugin

Plugin WordPress AI cerdas untuk menulis, mengoptimasi, dan mempublikasikan ratusan artikel SEO pilar 2.500+ kata secara otomatis langsung ke dashboard WordPress Anda. Sekali bayar, lisensi UNLIMITED websites seumur hidup!

Rp 249.000 Rp 799.000
Download & Beli Sekarang πŸš€
Best Seller WEB APP & TOOL AI Thesky Studio: AI Script & Content Generator Shopee Affiliates
β˜… 4.9 β€’ 180+ Pengguna Aktif

Thesky Studio: AI Script & Content Generator Shopee Affiliates

Tools web app otomatis untuk riset tren viral dan memproduksi ribuan naskah review Shopee Affiliate berkonversi tinggi dengan formula copywriting psikologis.

Rp 199.000 Rp 499.000
Mulai Pakai β†—
Best Value TEMPLATE & PLAYBOOK Template Digital Marketing Growth Kit & Funnel Playbook
β˜… 4.9 β€’ 310+ Download

Template Digital Marketing Growth Kit & Funnel Playbook

Blueprint lengkap pelacak KPI Funnel, formula penyusunan Value Proposition & USP, serta panduan optimasi campaign performa marketing bisnis.

Rp 149.000 Rp 399.000
Dapatkan Template β†—

πŸ’‘ Butuh solusi kustom atau konsultasi khusus untuk bisnis Anda? Tim ahli Thesky siap membantu menganalisis strategi yang tepat.

Konsultasi via WhatsApp

Written by

Categories

Related Post

Scroll to Top