⚡

THESKY INSIGHTS

PR Marketing: 7 Strategi Efektif untuk Membangun Brand dan Kepercayaan Konsumen

Share

PR marketing sering dianggap hanya berkaitan dengan mendapatkan liputan media atau membuat perusahaan terlihat di berbagai pemberitaan. Padahal, cakupan public relations atau PR jauh lebih luas. PR juga berkaitan dengan bagaimana sebuah bisnis membangun hubungan, mengelola komunikasi, dan menjaga kepercayaan publik terhadap brand.

pr marketing

Bayangkan sebuah UMKM kuliner baru membuka usaha. Pemiliknya bisa saja langsung memasang iklan di Instagram. Namun, ada cara lain untuk memperkenalkan bisnis: mengundang komunitas lokal, bekerja sama dengan food creator, mengikuti event, membuat cerita tentang produknya, atau mendapatkan liputan media lokal.

Aktivitas tersebut mungkin tidak langsung menghasilkan transaksi pada hari yang sama. Namun, jika dilakukan secara konsisten, brand bisa semakin dikenal dan dipercaya.

Inilah salah satu alasan PR marketing tetap relevan di tengah perkembangan digital marketing.

Apa Itu PR Marketing?

Secara sederhana, PR marketing adalah pendekatan yang menggabungkan aktivitas public relations dengan tujuan pemasaran, terutama dalam membangun awareness, kredibilitas, reputasi, dan hubungan dengan target audience.

Menurut Public Relations Society of America (PRSA), public relations merupakan proses komunikasi strategis yang membangun hubungan yang saling menguntungkan antara organisasi dan publiknya. PR juga mencakup aktivitas untuk melibatkan stakeholder dan memengaruhi bagaimana organisasi dipersepsikan.

Artinya, PR bukan hanya tentang “membuat brand masuk berita”.

PR juga berhubungan dengan pertanyaan seperti:

  • Apa yang publik pikirkan tentang brand?
  • Bagaimana perusahaan berkomunikasi dengan pelanggan?
  • Siapa saja stakeholder yang perlu diajak berhubungan?
  • Bagaimana brand merespons masalah?
  • Mengapa publik harus mempercayai brand tersebut?

Karena itu, PR marketing sebaiknya dipandang sebagai bagian dari strategi komunikasi yang lebih luas.

Apakah PR Marketing Sama dengan Marketing?

Tidak sepenuhnya.

Marketing memiliki cakupan luas yang mencakup aktivitas untuk memahami kebutuhan pasar, menawarkan produk atau jasa, berkomunikasi dengan konsumen, hingga mendorong transaksi.

Sementara itu, PR lebih banyak berhubungan dengan komunikasi, hubungan, reputasi, dan persepsi publik.

Keduanya memang dapat berjalan beriringan. PRSA bahkan menjelaskan bahwa pekerjaan PR modern menggunakan berbagai disiplin komunikasi dan marketing untuk menyampaikan pesan organisasi melalui berbagai kanal.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan dapat menjalankan iklan untuk mempromosikan produk baru. Di waktu yang sama, tim PR dapat menghubungi media, menyiapkan informasi produk, mengadakan event, dan membangun hubungan dengan komunitas.

Jadi, marketing bisa membantu menjual produk, sedangkan PR membantu membangun alasan bagi publik untuk mengenal dan mempercayai brand.

Mengapa PR Marketing Penting?

Ada beberapa alasan mengapa aktivitas PR dapat menjadi bagian penting dari strategi bisnis.

1. Meningkatkan Brand Awareness

PR dapat membantu memperkenalkan brand kepada audiens yang mungkin belum pernah melihatnya sebelumnya.

Misalnya, UMKM makanan mendapatkan liputan dari media lokal atau dibahas oleh content creator. Exposure seperti ini dapat membuat lebih banyak orang mengetahui keberadaan bisnis tersebut.

2. Membangun Kredibilitas

Ada perbedaan antara brand mengatakan “produk kami berkualitas” melalui iklan dengan informasi mengenai brand yang dibahas oleh pihak ketiga secara relevan.

Namun, bukan berarti setiap liputan otomatis membuat sebuah brand lebih kredibel. Kualitas sumber, konteks pemberitaan, dan persepsi audiens tetap berpengaruh.

3. Membangun Hubungan dengan Publik

PR tidak hanya berbicara kepada pelanggan. Stakeholder dapat mencakup media, komunitas, karyawan, mitra bisnis, investor, dan kelompok lain yang memiliki hubungan dengan organisasi.

Hubungan inilah yang menjadi salah satu inti pekerjaan PR.

4. Membantu Mengelola Reputasi

Ketika sebuah brand semakin dikenal, kemungkinan munculnya pertanyaan, kritik, atau masalah juga semakin besar.

PR dapat membantu perusahaan menyiapkan komunikasi yang konsisten ketika menghadapi situasi tersebut.

5. Mendukung Strategi Marketing

PR dapat memperkuat aktivitas marketing melalui storytelling, media coverage, event, community engagement, dan berbagai bentuk komunikasi lainnya.

7 Strategi PR Marketing yang Bisa Diterapkan

1. Media Relations

Media relations merupakan aktivitas membangun hubungan dengan media dan jurnalis.

Bisnis dapat menyediakan informasi yang memang memiliki nilai berita, misalnya:

  • Peluncuran produk.
  • Pembukaan cabang.
  • Kerja sama bisnis.
  • Event.
  • Program sosial.
  • Data atau insight industri.

Yang perlu diingat, jangan menganggap media sebagai tempat iklan gratis. Sebuah informasi harus memiliki relevansi bagi pembaca media tersebut.

2. Membuat Press Release

Press release dapat digunakan untuk menyampaikan informasi resmi perusahaan kepada media.

Misalnya, sebuah startup meluncurkan layanan baru. Perusahaan dapat membuat press release yang menjelaskan apa yang diluncurkan, mengapa layanan tersebut dibuat, siapa targetnya, dan informasi penting lainnya.

Namun, press release yang terlalu promosi biasanya kurang menarik. Fokuskan pada informasi dan nilai berita, bukan sekadar pujian terhadap perusahaan.

3. Content dan Thought Leadership

Brand juga dapat membangun kredibilitas melalui konten edukatif.

Contohnya:

  • Artikel tentang tren industri.
  • Insight dari founder.
  • Data pasar.
  • Studi kasus.
  • Webinar.
  • Wawancara dengan ahli.

Strategi ini cocok untuk bisnis B2B maupun profesional yang ingin membangun reputasi sebagai pihak yang memahami bidang tertentu.

4. Event dan Community Relations

Tidak semua aktivitas PR harus dilakukan melalui media.

Bisnis dapat berinteraksi langsung dengan komunitas melalui:

  • Workshop.
  • Seminar.
  • Gathering.
  • Webinar.
  • Event lokal.
  • Program sosial.

Untuk UMKM, bentuknya bahkan bisa sangat sederhana.

Misalnya, sebuah kedai kopi mengadakan diskusi kecil dengan komunitas mahasiswa setempat. Tujuannya bukan hanya menjual kopi, tetapi membangun hubungan dengan komunitas di sekitar bisnis.

5. Influencer dan Creator Relations

Perkembangan media sosial membuat creator juga menjadi bagian dari ekosistem komunikasi brand.

Namun, jangan hanya memilih creator berdasarkan jumlah followers.

Pertimbangkan juga:

  • Relevansi audience.
  • Kredibilitas.
  • Engagement.
  • Kesesuaian dengan brand.
  • Bentuk konten.
  • Transparansi hubungan komersial.

Jika creator mendapatkan bayaran atau keuntungan tertentu, hubungan komersial tersebut perlu diungkapkan secara jelas. Prinsip transparansi juga ditekankan dalam Code of Ethics PRSA.

6. Digital PR

PR sekarang tidak berhenti pada media cetak atau televisi.

Website, media online, podcast, blog, social media, dan komunitas digital juga dapat menjadi bagian dari strategi komunikasi.

Contohnya, sebuah bisnis lokal mendapatkan pemberitaan dari media online. Setelah itu, bisnis dapat membagikan pemberitaan tersebut melalui website dan media sosial sebagai bagian dari komunikasi brand.

7. Crisis Communication

Tidak ada bisnis yang sepenuhnya bebas dari masalah.

Produk bisa mendapatkan keluhan, pelanggan bisa menyampaikan kritik, atau informasi yang salah tentang perusahaan dapat menyebar di media sosial.

Dalam situasi seperti ini, perusahaan perlu berkomunikasi dengan:

Cepat, faktual, transparan, dan bertanggung jawab.

PRSA menekankan pentingnya kejujuran, akurasi, keterbukaan informasi, dan koreksi terhadap informasi yang keliru dalam praktik PR.

Contoh PR Marketing untuk UMKM

Misalnya ada UMKM donat yang baru membuka toko di sebuah kota.

Daripada hanya memasang iklan, pemilik dapat membuat strategi PR sederhana:

  1. Membuat cerita tentang bagaimana bisnis tersebut dimulai.
  2. Mengundang food creator lokal untuk mencoba produk.
  3. Mengadakan mini event saat pembukaan.
  4. Berkolaborasi dengan komunitas sekitar.
  5. Mengirim informasi pembukaan kepada media lokal.
  6. Membuat konten mengenai proses produksi.
  7. Mendokumentasikan kegiatan dan publikasi yang diperoleh.

Perlu diperhatikan, contoh tersebut merupakan ilustrasi, bukan jaminan bahwa strategi tersebut pasti menghasilkan penjualan atau liputan.

Namun, pendekatan seperti ini menunjukkan satu hal penting: PR dapat dilakukan dengan sumber daya yang relatif sederhana jika bisnis memiliki cerita dan hubungan yang relevan untuk dibangun.

Bagaimana Mengukur Keberhasilan PR Marketing?

Salah satu kesalahan dalam PR adalah hanya menghitung berapa kali brand muncul di media.

Padahal, pengukuran sebaiknya disesuaikan dengan tujuan.

Beberapa indikator yang dapat diperhatikan antara lain:

  • Jumlah media coverage.
  • Brand mentions.
  • Website traffic.
  • Social media engagement.
  • Backlink dari media.
  • Event attendance.
  • Leads.
  • Brand search.
  • Sentiment publik.

Misalnya, tujuan campaign adalah meningkatkan awareness. Maka jumlah media coverage dan brand mentions mungkin lebih relevan.

Jika tujuannya mendukung campaign produk, traffic atau leads dapat menjadi metrik tambahan.

HubSpot juga menekankan pentingnya menentukan tujuan dan KPI ketika membangun strategi PR, bukan sekadar mengejar exposure.

Kesalahan yang Sering Terjadi dalam PR Marketing

Beberapa kesalahan yang perlu dihindari adalah:

  • Menganggap PR hanya press release.
  • Mengirim informasi yang tidak relevan kepada media.
  • Mengejar viral tanpa mempertimbangkan reputasi.
  • Membuat klaim tanpa bukti.
  • Mengabaikan kritik pelanggan.
  • Tidak melakukan fact-checking.
  • Tidak transparan mengenai konten berbayar.
  • Menganggap jumlah followers sebagai satu-satunya indikator keberhasilan.

PRSA menempatkan kejujuran, akurasi, fairness, dan keterbukaan sebagai nilai penting dalam praktik public relations.

Apakah PR Marketing Cocok untuk UMKM?

Tidak perlu menunggu bisnis menjadi besar untuk mulai membangun hubungan dengan publik.

UMKM dapat memulai dari hal sederhana seperti membangun hubungan dengan komunitas lokal, mengikuti event, membuat storytelling tentang bisnis, berkolaborasi dengan creator yang relevan, atau memberikan informasi yang bermanfaat kepada pelanggan.

Yang paling penting bukan seberapa besar budget PR, tetapi apakah komunikasi yang dilakukan relevan, jujur, dan memberikan alasan bagi orang untuk memperhatikan brand tersebut.

Kesimpulan PR marketing

PR marketing bukan sekadar usaha mendapatkan pemberitaan sebanyak-banyaknya. Intinya adalah membangun komunikasi dan hubungan yang dapat membantu sebuah brand dikenal, dipahami, dan dipercaya.

Website resmi: PR marketing

Bagi UMKM, PR tidak harus dimulai dengan kampanye besar atau menggandeng media nasional. Cerita bisnis yang menarik, hubungan dengan komunitas lokal, kolaborasi dengan creator, serta komunikasi yang transparan dapat menjadi langkah awal.

Menurut saya, kesalahan terbesar dalam PR adalah terlalu fokus pada “bagaimana supaya brand terlihat?” Padahal pertanyaan yang lebih penting adalah “mengapa orang harus peduli dan mempercayai brand ini?”

Jika pertanyaan kedua bisa dijawab dengan baik, aktivitas PR memiliki fondasi yang jauh lebih kuat.

Riyen Riyen
DITULIS OLEH

Riyen Riyen

Content Strategist & SEO Specialist di Thesky ID. Menulis seputar strategi optimasi mesin pencari, analitik konten, dan pertumbuhan visibilitas organik bisnis.

KONSULTASI GRATIS

Siap Melejitkan Trafik & Penjualan Bisnis Anda dengan SEO?

Diskusikan audit website, strategi ranking kata kunci, dan optimasi konten bersama tim Thesky ID.

🛍️ OFFICIAL PRODUCTS & SERVICES

Rekomendasi Produk & Layanan Pilihan

Kembangkan bisnis Anda lebih cepat dengan tools otomasi AI, template digital teruji, dan layanan profesional langsung dari Thesky.

PRODUK UTAMA #1 PLUGIN WORDPRESS & AI Thesky Auto SEO Writer Pro: WordPress AI Content & SEO Automation Plugin
★ 5.0 • 1.4k+ website aktif

Thesky Auto SEO Writer Pro: WordPress AI Content & SEO Automation Plugin

Plugin WordPress AI cerdas untuk menulis, mengoptimasi, dan mempublikasikan ratusan artikel SEO pilar 2.500+ kata secara otomatis langsung ke dashboard WordPress Anda. Sekali bayar, lisensi UNLIMITED websites seumur hidup!

Rp 249.000 Rp 799.000
Download & Beli Sekarang 🚀
Best Seller WEB APP & TOOL AI Thesky Studio: AI Script & Content Generator Shopee Affiliates
★ 4.9 • 180+ Pengguna Aktif

Thesky Studio: AI Script & Content Generator Shopee Affiliates

Tools web app otomatis untuk riset tren viral dan memproduksi ribuan naskah review Shopee Affiliate berkonversi tinggi dengan formula copywriting psikologis.

Rp 199.000 Rp 499.000
Mulai Pakai ↗
Best Value TEMPLATE & PLAYBOOK Template Digital Marketing Growth Kit & Funnel Playbook
★ 4.9 • 310+ Download

Template Digital Marketing Growth Kit & Funnel Playbook

Blueprint lengkap pelacak KPI Funnel, formula penyusunan Value Proposition & USP, serta panduan optimasi campaign performa marketing bisnis.

Rp 149.000 Rp 399.000
Dapatkan Template ↗

💡 Butuh solusi kustom atau konsultasi khusus untuk bisnis Anda? Tim ahli Thesky siap membantu menganalisis strategi yang tepat.

Konsultasi via WhatsApp

Written by

Categories

Related Post

Scroll to Top