⚡

THESKY INSIGHTS

Tugas Staff Marketing: 7 Jobdesk Penting dan Skill yang Wajib Dikuasai

Share

Ketika mendengar kata staff marketing, sebagian orang mungkin langsung membayangkan pekerjaan menawarkan produk kepada calon pelanggan. Padahal, pekerjaan marketing tidak sesederhana itu.

tugas staff marketing

Di balik sebuah promosi yang muncul di media sosial, ada proses riset pasar, menentukan target konsumen, menyiapkan campaign, membuat materi promosi, sampai mengevaluasi hasilnya.

Karena itu, tugas staff marketing bisa cukup beragam, tergantung industri, ukuran perusahaan, dan pembagian pekerjaan dalam tim. Dalam praktiknya, staff marketing dapat terlibat dalam aktivitas online maupun offline.

Apa Itu Staff Marketing?

Staff marketing adalah seseorang yang membantu perusahaan menjalankan berbagai aktivitas pemasaran untuk memperkenalkan produk atau jasa, menjangkau target konsumen, membangun hubungan dengan pelanggan, dan mendukung pencapaian tujuan bisnis.

Menurut American Marketing Association (AMA), marketing mencakup proses menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan, dan melakukan pertukaran penawaran yang memiliki nilai bagi pelanggan, mitra, dan pihak lainnya. Artinya, marketing bukan hanya soal iklan atau penjualan.

Dalam pekerjaan sehari-hari, staff marketing dapat membantu melakukan riset pasar, membuat materi promosi, mengelola media sosial, menjalankan campaign, hingga membuat laporan.

7 Tugas Staff Marketing

1. Melakukan Riset Pasar

Sebelum membuat promosi, staff marketing perlu mengetahui siapa yang ingin dituju.

Riset pasar dapat dilakukan dengan mencari informasi mengenai:

  • Karakteristik target konsumen.
  • Kebutuhan dan preferensi pelanggan.
  • Tren pasar.
  • Harga produk kompetitor.
  • Strategi promosi pesaing.
  • Perilaku konsumen.

Hal ini bukan sekadar teori. Data mengenai konsumen dan kompetitor dapat membantu perusahaan menentukan peluang pasar dan menyusun aktivitas pemasaran. O*NET juga mencantumkan pengumpulan serta analisis data konsumen, harga, kompetitor, dan metode pemasaran sebagai bagian dari pekerjaan marketing specialist.

Misalnya, sebuah UMKM makanan ingin memperkenalkan menu baru. Staff marketing tidak cukup hanya membuat poster. Mereka juga perlu memahami apakah targetnya mahasiswa, pekerja kantoran, keluarga, atau kelompok lainnya.

2. Menyiapkan dan Menjalankan Campaign Marketing

Tugas berikutnya adalah membantu menjalankan campaign marketing.

Staff marketing dapat terlibat dalam:

  • Menentukan tujuan campaign.
  • Menentukan target audience.
  • Menyiapkan materi promosi.
  • Memilih channel pemasaran.
  • Menentukan jadwal publikasi.
  • Memantau pelaksanaan campaign.

Campaign dapat dilakukan melalui Instagram, TikTok, marketplace, website, email, event, maupun media promosi lainnya.

Staff marketing biasanya tidak bekerja sendirian. Mereka dapat berkoordinasi dengan designer untuk membuat visual dan content writer untuk menyiapkan copy.

3. Membuat dan Mengelola Materi Promosi

Materi pemasaran juga menjadi bagian dari pekerjaan staff marketing.

Contohnya:

  • Caption media sosial.
  • Poster.
  • Brosur.
  • Artikel blog.
  • Email marketing.
  • Materi presentasi.
  • Konten promosi.
  • Proposal kerja sama.

Namun, bukan berarti setiap staff marketing harus menjadi ahli desain atau copywriting. Di perusahaan yang memiliki tim khusus, staff marketing dapat lebih banyak berperan dalam memberikan brief, menentukan kebutuhan materi, dan melakukan koordinasi.

4. Mengelola Media Sosial dan Channel Marketing

Di era digital, banyak perusahaan menggunakan media sosial sebagai salah satu channel untuk berkomunikasi dengan pelanggan.

Staff marketing dapat membantu:

  • Membuat content calendar.
  • Menjadwalkan konten.
  • Memantau komentar dan engagement.
  • Mengikuti tren yang relevan.
  • Mengumpulkan feedback pelanggan.
  • Mengevaluasi performa konten.

Contohnya, staff marketing pada bisnis kuliner dapat melihat konten mana yang paling banyak mendapatkan respons. Dari situ, tim bisa mengevaluasi jenis konten yang lebih relevan dengan target pelanggan.

5. Berkoordinasi dengan Tim Internal dan Eksternal

Marketing hampir selalu melibatkan banyak pihak.

Staff marketing dapat berkoordinasi dengan:

  • Marketing manager.
  • Sales.
  • Customer service.
  • Designer.
  • Content writer.
  • Product team.
  • Finance.
  • Vendor.
  • Agency.
  • Influencer atau KOL.

Kemampuan komunikasi menjadi penting karena setiap pihak memiliki tanggung jawab berbeda.

Misalnya, ketika perusahaan ingin mengadakan event, staff marketing mungkin perlu berkoordinasi dengan vendor, tim desain, finance, sales, dan pihak eksternal sekaligus.

6. Memantau dan Menganalisis Performa Marketing

Pekerjaan marketing tidak berhenti ketika campaign sudah dipublikasikan.

Hasilnya perlu dilihat untuk mengetahui apakah aktivitas tersebut berjalan sesuai tujuan.

Beberapa metrik yang dapat diperhatikan antara lain:

  • Reach.
  • Engagement.
  • Leads.
  • Conversion rate.
  • Traffic.
  • Sales.
  • Customer acquisition cost.
  • ROI atau ROAS jika relevan.

O*NET juga mencantumkan pengukuran efektivitas program marketing, advertising, dan komunikasi sebagai salah satu tugas dalam bidang marketing.

Misalnya, sebuah bisnis mengeluarkan biaya untuk iklan Instagram. Staff marketing tidak cukup mengatakan iklannya “bagus” karena mendapatkan banyak likes. Mereka perlu melihat apakah iklan tersebut menghasilkan traffic, leads, atau penjualan sesuai tujuan campaign.

7. Membuat Laporan Marketing

Setelah campaign atau aktivitas pemasaran selesai, staff marketing biasanya perlu membuat laporan.

Isi laporan dapat berupa:

  • Aktivitas yang dilakukan.
  • Biaya yang digunakan.
  • Jumlah leads.
  • Engagement.
  • Hasil penjualan.
  • Performa campaign.
  • Kendala.
  • Evaluasi.
  • Rekomendasi.

Laporan membantu perusahaan memahami aktivitas mana yang berjalan sesuai tujuan dan bagian mana yang perlu diperbaiki. Kemampuan menyiapkan laporan dan menerjemahkan temuan menjadi informasi yang mudah dipahami juga tercantum dalam tugas marketing specialist menurut O*NET.

Skill yang Dibutuhkan Staff Marketing

Setelah mengetahui jobdesk-nya, pertanyaan berikutnya adalah: skill apa yang harus dimiliki?

Beberapa kemampuan yang cukup penting antara lain:

Communication Skill

Staff marketing akan banyak berkomunikasi dengan pelanggan, rekan kerja, vendor, maupun partner.

Analytical Skill

Data membantu marketer memahami apakah strategi yang dijalankan memberikan hasil atau tidak.

Creativity

Kreativitas diperlukan untuk menghasilkan ide campaign dan materi komunikasi yang menarik tetapi tetap sesuai target audience.

Copywriting

Kemampuan menulis berguna ketika membuat caption, headline, email, iklan, atau materi promosi.

Digital Marketing

Pemahaman dasar mengenai SEO, social media marketing, email marketing, dan digital advertising dapat menjadi nilai tambah.

Microsoft Office dan Spreadsheet

Kemampuan menggunakan Excel atau spreadsheet juga berguna untuk mengolah data campaign, membuat laporan, dan menyusun database sederhana.

Apakah Staff Marketing Cocok untuk Fresh Graduate?

Posisi staff marketing cukup sering menjadi salah satu pilihan bagi fresh graduate, tetapi persyaratan setiap perusahaan tentu berbeda.

Fresh graduate tidak selalu harus memiliki pengalaman kerja formal. Pengalaman organisasi, internship, proyek kuliah, freelance, atau project pribadi dapat digunakan untuk menunjukkan kemampuan.

Misalnya, seorang mahasiswa pernah mengelola Instagram organisasi kampus. Pengalaman tersebut bisa dimasukkan ke CV sebagai pengalaman marketing jika memang terdapat aktivitas seperti membuat content plan, menulis caption, mengelola publikasi, atau mengevaluasi engagement.

Yang penting adalah menjelaskan apa yang benar-benar dikerjakan, bukan sekadar mencantumkan istilah marketing agar terlihat profesional.

Contoh Aktivitas Staff Marketing Sehari-hari

Bayangkan seorang staff marketing bekerja di perusahaan retail.

Pagi hari, ia mengecek performa konten dan campaign hari sebelumnya. Setelah itu, ia mengikuti meeting untuk membahas promosi yang akan berjalan.

Siang hari, ia memberikan brief kepada designer mengenai materi campaign dan berkoordinasi dengan tim sales. Setelah itu, ia memperbarui data leads dan membuat laporan sederhana.

Pada hari berikutnya, aktivitasnya bisa berbeda. Ia mungkin menghadiri event, bertemu vendor, melakukan riset kompetitor, atau menyiapkan campaign baru.

Itulah mengapa pekerjaan marketing cukup dinamis. Aktivitasnya dapat berubah berdasarkan kebutuhan perusahaan dan target yang sedang dikerjakan.

Staff Marketing vs Staff Sales

Staff marketing dan staff sales memang saling berhubungan, tetapi fokusnya tidak selalu sama.

AspekStaff MarketingStaff Sales
FokusPemasaran dan komunikasiPenjualan
AktivitasCampaign, riset, promosi, kontenFollow-up, presentasi, negosiasi
TargetAwareness, engagement, leads, atau demandPenjualan dan revenue
HubunganMenjangkau dan membangun ketertarikanMengelola prospek hingga transaksi

Dalam beberapa perusahaan, pembagian tugas tersebut dapat saling tumpang tindih. Karena itu, pencari kerja sebaiknya membaca job description secara detail sebelum melamar.

Tips Memulai Karier sebagai Staff Marketing

Kalau kamu tertarik dengan pekerjaan ini, tidak perlu menunggu sampai memiliki pengalaman bertahun-tahun.

Mulailah dengan:

  1. Mempelajari dasar-dasar marketing.
  2. Meningkatkan kemampuan komunikasi.
  3. Mempelajari digital marketing.
  4. Membiasakan diri membaca data sederhana.
  5. Mengikuti organisasi atau internship.
  6. Membuat portfolio dari proyek yang pernah dikerjakan.
  7. Mempelajari spreadsheet dan tools marketing.
  8. Menyesuaikan CV dengan job description.

Untuk pemula, project sederhana juga bisa menjadi bahan portfolio. Misalnya membuat simulasi campaign untuk UMKM, membuat content plan Instagram, melakukan audit media sosial, atau menyusun strategi promosi sederhana.

Jika project tersebut merupakan simulasi, tuliskan secara jujur bahwa project tersebut adalah simulasi. Kejujuran justru membuat portfolio lebih kredibel.

Kesimpulan staff marketing

Tugas staff marketing bukan hanya menawarkan atau mempromosikan produk. Pekerjaannya dapat mencakup riset pasar, campaign, pembuatan materi promosi, pengelolaan channel marketing, koordinasi, analisis performa, hingga pembuatan laporan.

Website resmi: Tugas staff marketing

Karena itu, seorang staff marketing membutuhkan kombinasi kemampuan komunikasi, kreativitas, analisis, dan pemahaman digital.

Bagi mahasiswa atau fresh graduate, pengalaman tidak harus selalu berasal dari pekerjaan formal. Organisasi, internship, freelance, dan project pribadi dapat menjadi langkah awal untuk membangun skill dan portfolio.

Riyen Riyen
DITULIS OLEH

Riyen Riyen

Content Strategist & SEO Specialist di Thesky ID. Menulis seputar strategi optimasi mesin pencari, analitik konten, dan pertumbuhan visibilitas organik bisnis.

KONSULTASI GRATIS

Siap Melejitkan Trafik & Penjualan Bisnis Anda dengan SEO?

Diskusikan audit website, strategi ranking kata kunci, dan optimasi konten bersama tim Thesky ID.

🛍️ OFFICIAL PRODUCTS & SERVICES

Rekomendasi Produk & Layanan Pilihan

Kembangkan bisnis Anda lebih cepat dengan tools otomasi AI, template digital teruji, dan layanan profesional langsung dari Thesky.

PRODUK UTAMA #1 PLUGIN WORDPRESS & AI Thesky Auto SEO Writer Pro: WordPress AI Content & SEO Automation Plugin
★ 5.0 • 1.4k+ website aktif

Thesky Auto SEO Writer Pro: WordPress AI Content & SEO Automation Plugin

Plugin WordPress AI cerdas untuk menulis, mengoptimasi, dan mempublikasikan ratusan artikel SEO pilar 2.500+ kata secara otomatis langsung ke dashboard WordPress Anda. Sekali bayar, lisensi UNLIMITED websites seumur hidup!

Rp 249.000 Rp 799.000
Download & Beli Sekarang 🚀
Best Seller WEB APP & TOOL AI Thesky Studio: AI Script & Content Generator Shopee Affiliates
★ 4.9 • 180+ Pengguna Aktif

Thesky Studio: AI Script & Content Generator Shopee Affiliates

Tools web app otomatis untuk riset tren viral dan memproduksi ribuan naskah review Shopee Affiliate berkonversi tinggi dengan formula copywriting psikologis.

Rp 199.000 Rp 499.000
Mulai Pakai ↗
Best Value TEMPLATE & PLAYBOOK Template Digital Marketing Growth Kit & Funnel Playbook
★ 4.9 • 310+ Download

Template Digital Marketing Growth Kit & Funnel Playbook

Blueprint lengkap pelacak KPI Funnel, formula penyusunan Value Proposition & USP, serta panduan optimasi campaign performa marketing bisnis.

Rp 149.000 Rp 399.000
Dapatkan Template ↗

💡 Butuh solusi kustom atau konsultasi khusus untuk bisnis Anda? Tim ahli Thesky siap membantu menganalisis strategi yang tepat.

Konsultasi via WhatsApp

Written by

Categories

Related Post

Scroll to Top